Politisi Perindo Tanggapi Bendera Terbalik. Bupati Beltim Sebut Kadindik Minta Maaf

by -
Politisi Perindo Tanggapi Bendera Terbalik. Bupati Beltim Sebut Kadindik Minta Maaf
TNI AU saat mengibarkan kembali Bendera Merah Putih ke posisi yang benar di Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Selasa (17/8/2021). Foto: Ist.

Didin Nilai dari Sisi Wawasan Kebangsaan, Bendera Terbalik Memang Salah

Penulis: jb1 | Editor: su3 

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Peristiwa Bendera Merah Putih terbalik yang terjadi di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) pada tanggal 17 Agustus 2021 mendapat respon Anggota Komisi III DPRD Beltim, Akhirudin.

Selaku pribadi dan warga masyarakat, Akhirudin menilai bahwa dari sisi wawasan kebangsaan, hal tersebut memang salah.

“Sebagaimana kita tahu, bendera kita kan merah di atas dan putih di bawah. Bahkan, anak TK pun tahu itu. Apalagi, mungkin yang naikkan bendera itu adalah pegawai di Dinas Pendidikan yang notabene sudah lama kerja di situ,” ujar Didin, sapaan Politisi Partai Perindo ini saat ditanya jabejabe.co, Rabu (18/8/2021).

Namun, Didin menduga mungkin saja kesalahan dari pemasangan bendera yang bisa saja disebabkan beberapa faktor, bisa saja khilaf atau mungkin karena terburu-buru sehingga tidak teliti sampai posisinya terbalik, putih di atas dan merah di bawah.

“Dan itu pun tanpa disadari oleh yang masang. Namun kalau menurut aku pribadi, ya memang salah. Namun secara detail, kita juga belum mendapat informasi dari kepala dinas pendidikan kejadiannya seperti apa. jadi, baru dari video saja,” kata Didin.

Kemudian saat ditanya terkait statement kepala dinas pendidikan di salah satu media di Belitong, bahwa ada kemungkinan posisi bendera berpindah ke jalur sebelah, sehingga menyebabkan bagian putih di atas.

Menurut Didin, secara teknis jika bendera sudah naik kemudian (tali) diikat di bawah, maka, logikanya kalau dia berbalik, tentu ikatannya akan lepas dan baru bisa bergerak.

“Tapi kalau posisi talinya sudah diikat erat, maka (bendera) di atas tidak akan bergerak. Dan setahu aku kalau yang namanya tiang bendera, maka di posisi paling ujung ada kerekan (Katrol). Dan kerekan ini kalau ada sambungan tali, maka akan nyangkut di situ. Sekencang-kencang angin pun dak bakal berbalik karena ada kerekan ini. Nah, kerekan inilah yang akan nahan dan tali tak melewati, karena tali ini kan ada sambungan,” ucap Didin.

Dengan demikian, lanjut Didin, jika melihat dari apa yang terjadi, tetap ini kesalahan dari pemasangan. Kemudian kalau dilihat dari sengaja atau tak disengaja, ia menilai hal ini tak disengaja.

“Yang menjadi atensi justru karena momentumnya pas dengan HUT RI dan waktu dilihat ada bendera terbalik oleh TNI AU, mereka langsung datang dan mengibarkan kembali,” kata Didin.

Ia pun berharap agar kejadian serupa jangan terulang kembali, apalagi ini peristiwa ini terjadi di OPD pendidikan.

“Informasi seperti ini sangat cepat dan berpotensi jadi konsumsi skala luas. Pasti orang tanya atau lihat di media sosial, apa ada yang janggal (dalam pengibaran bendera) dan pasti jadi konsumsi nasional,” ujarnya.

Bupati Beltim Sebut Kepala Dinas pendidikan Lakukan Permintaan Maaf

Sementara itu Bupati Beltim, Burhanudin menyebutkan bahwa dirinya sudah memanggil sejumlah pegawai dari Dinas Pendiidikan Beltim.

“Ya, membina mereka, agar hal serupa tidak terulang kembali,” kata Aan, sapaan Bupati Beltim.

Apalagi, imbuh Aan, kejadian ini menyangkut masalah identitas negara, yakni Bendera Merah Putih.

“Dan pak Amrizal selaku Kepala Dinas pendidikan (Kadindik) akan mengambil langkah-langkah untuk melakukan permintaan maaf di media cetak dan elektronik. Dan (Kejadian) ini tentunya bukan unsur kesengajaan,” tutup Aan.

Sebagaimana diketahui, pada tanggal 17 Agustus 2021 beredar video di media sosial terkait Bendera Merah Putih yang dikibarkan dalam posisi terbalik di Halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur. Hal tersebut diketahui oleh rombongan TNI Angkatan Udara H AS Hanandjoeddin yang saat itu lewat.

Mengetahui hal ini, rombongan anggota TNI tersebut segera melakukan pengibaran kembali dengan posisi yang benar. Peristiwa ini sempat diabadikan melalui video yang dengan cepat menyebar di dunia maya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *