Pindahkan Ponton Apung, Tali Putus! 12 Penambang di Bangka Terbawa Arus

oleh -
Basarnas Babel - Pindahkan Ponton Apung, Tali Putus! 12 Penambang di Bangka Ini Terbawa Arus
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, membuka Operasi SAR Gabungan untuk mencari dan mengevakuasi para korban. Foto: Istimewa.

BANGKA BELITUNG, JABEJABE.co – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang menerima info kondisi membahayakan manusia terhadap 12 orang penambang timah, Kamis (12/3/2020).

Info tersebut menyebutkan bahwasannya keduabelas penambang tersebut memindahkan dua unit ponton tambang timah apung yang awalnya dari Pantai Sampur Bangka Tengah menuju wilayah Belinyu Kabupaten Bangka.

Informasi musibah ini sebagaimana dilaporkan oleh bapak Ansori selaku Kalak BPBD Kabupaten Bangka.

Kronologis peristiwa ini terjadi pada tanggal 11 Maret 2020, yaitu sekitar pukul 23:00 WIB. Ponton yang dinaiki oleh para penambang timah berjumlah 12 orang mengalami putus tali di wilayah perairan Tanjung Tuing Belinyu Kabupaten Bangka.

Setelah ditarik oleh kapal motor dan mengalami putus tali, sehingga dua unit ponton tersebut hanyut terbawa arus laut.

Mendapatkan Laporan tersebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Fazzali SAP, membuka Operasi SAR Gabungan untuk mencari dan mengevakuasi para korban.

Sebanyak 2 (dua) tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang diperintahkan untuk melakukan Operasi SAR pada ke 12 orang tersebut.

Sementara itu untuk alut yang digunakan yaitu 2 (dua) rubber boat dan akan dilakukan penyisiran sepanjang Pantai Tuing. dan tim mendirikan Posko Operasi SAR Gabungan di Tuing.

Salah satu korban bernama Yusuf (27), berada pada ponton tersebut pada tanggal 12 maret 2020. Menurut penuturan yusuf melalui telpon ketika menelpon ibunya mengabarkan mereka sudah berada di pinggir pantai pada pukul 12:00 WIB. Namun yusuf tidak mengetahui posisinya karena di daerah tersebut masih hutan lebat. Sampai saat ini keduabelas orang tersebut belum diketahui lokasinya.

berikut data-data korban :

  1. Yusuf ali (27)
  2. Jali (31)
  3. Jailani (30)
  4. Andi (27)
  5. Endang
  6. Bayu
  7. Anggi
  8. Januar
  9. Pendi

Dan, untuk tiga orang survivor belum diketahui identitasnya.(rel)

 

Editor: Subrata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *