Perjalanan Udara Ke Belitung Tak Perlu Ket. PCR Negatif, Cukup Vaksinasi Dosis Kedua

by -
Perjalanan Udara Ke Belitung Tak Perlu Ket. PCR Negatif, Cukup Vaksinasi Dosis Kedua
Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara H.AS. Hanandjoeddin, Untung Basuki.

Vaksinasi Dosis Pertama Tetap Memerlukan Hasil Tes PCR Negatif

Penulis: */ | Editor: su3

BELITUNG, JABEJABE.co – Syarat terbaru untuk perjalanan udara ke Belitung atau Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dengan moda transportasi Udara menuju Bandara H.AS. Hanandjoeddin kini tak wajib menggunakan surat keterangan hasil negatif PCR jika sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua.

Ketentuan tesebut tertuang melalui Surat Edaran Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 550/0617/DISHUB Tentang Pengendalian Transportasi Bagi Pelaku Perjalanan Domestik di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39,40 dan 41 Tahun 2021.

Persyaratan perjalanan yang diperbarui per 7 September 2021 itu memuat penjelasan mengenai “PPDN dengan moda transportasi udara ke dan di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat menunjukkan surat keterangan hasil negatif Antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua atau surat keterangan hasil negatif PCR (H-2) jika baru memperoleh vaksinasi dosis pertama.” Demikian bunyi perubahan peraturan tersebut.

Bagi calon penumpang yang baru melaksanakan vaksinasi dosis pertama tetap harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif PCR yang sudah teregistrasi di Kementerian Kesehatan dalam aplikasi New All Record (NAR) yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan untuk penerbangan keluar dari wilayah Bangka Belitung, tetap mengikuti ketentuan yang berlaku di daerah tujuan. Sebagai contoh, untuk penerbangan dari Belitung menuju Jakarta masih tetap memerlukan surat keterangan hasil negatif PCR dan kartu vaksinasi minimal dosis pertama.

Perubahan syarat perjalanan tersebut disambut baik oleh Untung Basuki selaku Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara H.AS. Hanandjoeddin.

“Kami berharap dengan adanya perubahan ini dapat meningkatkan pergerakan pesawat dan penumpang ke Pulau Belitung, juga diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol Kesehatan mengingat klasifikasi Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih di kategorikan pada daerah dengan status PPKM Level 3,” tutur Untung Basuki.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *