Perahu dari Bateng ke Buton Rusak Mesin, Ini Yang dilakukan Pemdes Mentigi

oleh -
Perahu dari Bateng ke Buton Rusak Mesin, Ini Yang dilakukan Pemdes Mentigi
Perahu berukuran kecil dan penumpang yang masih berada di dalam saat merapat di Pelabuhan Laut Desa Mentigi Kecamatan Membalong, Kamis (23/4/2020). Foto: Istimewa.

MEMBALONG, JABEJABE.co – Sebuah perahu asal Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tujuan Buton yang mengangkut 15 orang laki-laki dewasa, 1 (satu) orang anak laki-laki usia 3 tahun, dan 1 (satu) wanita dewasa, mengalami kerusakan mesin di perairan pulau kecil sekitar wilayah Desa Mentigi, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Kamis (23/4/2020).

Dengan tidak normalnya mesin perahu yang mereka miliki, akhirnya memutuskan untuk merapat ke pelabuhan yang ada di Desa Mentigi untuk sementara waktu dalam tahapan perbaikan mesin.

Informasi di atas sebagaimana diperolah dari kapten perahu, Ali Matri, yang disampaikan Kasi Pemerintahan Desa Mentigi, Heru Sunarya, seizin PJ Kades, Mulyana.

“Kami Pemdes Mentigi telah medapatkan informasi dari salah satu cap perahu bernama Ali Matri. Dengan dokumen yang diperlihatkan kepada kami, mereka mengantongi surat keterangan jalan (pas jalan) yang dikeluarkan Pemdes Kebintik Nomor: 145 / 011/ 19.04.02.2021 / IV / 2020 tertanggal tanggal 17 april 2020,” terang Heru dalam pesan WhatsApp yang diterima Jabejabe News.

Dengan pertimbangan masih dalan situasi antisipasi Coronavirus Disease (COVID)-19, Pemdes Mentigi kemudian mengambil upaya humanis dan persuatif terhadap yang bersangkutan beserta rombongan, dengan menghimbau supaya mereka tetap berada di perahu.

“Terkait keperluan mereka yang ingin ke darat untuk membeli alat mesin yang mengalami kerusakan, kami mengutus salah satu tim dari satgas desa untuk belanja membeli alat mesin tersebut ke salah satu toko penyedia alat mesin yang ada di Mentigi,” jelas Heru.

Lebih lanjut dikatakan Heru, dalam hal ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Polsek Membalong.

“Kami juga telah mengimbau, mengingat perahu kecil milik mereka dari Bangka Tengah tujuan Buton dengan membawa banyak penumpang, sedangkan perahu mereka sangat kecil untuk melakukan perjalanan yang begitu jauh, sebenarnya sangat riskan bagi keselamatan,” ujar Heru

Apalagi, lanjutnya, perjalanan melewati Laut Selatan Belitung yang sekarang ini sudah memasuki musim selatan dan ombak sudah lumayan kencang.

“Kami hanya mengimbau hal-hal yang perlu diperhatikan seperti pelampung dan alat-alat keselamatan lainnya. Ini semua untuk kebaikan mereka bersama,” kata Heru.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Jalan Hasyim Idris Tanjungpandan, Satu Meninggal Dunia

Dengan imbauan seperti itu, Heru berharap mereka mempertimbangkan dalam melanjutkan perjalanan ke Buton atau kembali ke Bangka.

“Kita berdoa supaya mereka dalam lindungan Allah SWT selama perjalanan,” tukasnya. (sue/rel)

 

Editor: jb02

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *