Tak Mampu Bayar Denda Rp 7,5 Juta, Penjual Tuak di Gantung Pilih 3 Bulan Kurungan

by -
Tak Mampu Bayar Denda Rp 7,5 Juta, Penjual Tuak di Gantung Pilih 3 Bulan Kurungan - 2A
Tersangka JWD (Kanan) saat tiba di Kantor Kejaksaan Beltim usai diantar oleh Pihak Sat Pol PP Beltim, Kamis (27/5/2021). Foto: Ist. Humas Satpol PP Beltim.

Tersangka Langsung Diantar Pihak kejaksaan Beltim ke Lapas Kelas IIB Tanjungpandan

Penulis: */wy | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Tak mampu membayar denda Rp 7,5 juta sesuai vonis hakim, JWD (37) memilih kurungan penjara 3 bulan. Kini, tersangka penjual minuman keras (Miras) jenis tuak telah dibawa ke Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Kamis (27/5/2021).

Setelah menjalani persidangan pada Senin (24/5/2021) lalu, JWD divonis hakim membayar denda berupa uang sebesar Rp 7,5 juta, atau subsider hukuman kurungan penjara selama 3 Bulan jika terpidana tidak membayar denda tersebut.

Putusan tersebut dilayangkan karena tersangka terbukti dan mengakui memproduksi sekaligus menjual Miras jenis tuak tanpa izin. Perbuatan JWD melanggar Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2017 pasal 37 ayat 1, tentang pengendalian dan pengawasan minuman keras.

Bukannya membayar denda sesuai keputusan hakim, tersangka justru memilih hukuman penjara 3 bulan di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

Seizin Kasatpol PP Beltim Zikril, SS, Kasi Ops Tibum Satpol Pp beltim Nazirwan, SH mengatakan, jika pilihan tersebut terpaksa dilakukan JWD karena dirinya tidak mampu memenuhi putusan hakim untuk membayar denda, dan memilih untuk menjadi penghuni rumah tahanan.

“Tsk (tersangka) ini tidak mampu membayar denda seperti apa yang diputuskan oleh hakim, artinya ketika Tsk ini tidak bisa membayar biaya denda tersebut, Tsk ini akan terkena pasal subsider 3 Bulan kurungan,” ungkap Nazirwan yang juga merupakan Penyidik Pegawai Negeri Sipil.

Sesuai arahan dari Kejaksaan Negeri Beltim, tersangka di-swab antigen baru kemudian diantar ke Jaksa untuk dikirim ke lapas Tanjungpandan.

Siang tadi, tersangka sudah diantar oleh Satpol PP Beltim ke Kejaksaan Negeri Belitung Timur. Sesampainya di sana, tersangka langsung dibawa ke Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sat Pol PP Beltim menerima laporan masyarakat terkait adanya penjualan Miras jenis tuak kepada anak di bawah umur.

Setelah dilakukan pengembangan, pada hari Selasa (18/5/2021), Satpol PP berhasil mengamankan JWD yang merupakan warga Desa Selinsing Kecamatan Gantung dan diketahui memproduksi dan menjual Miras tersebut.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *