Penerapan New Normal dan Kesiapan Pemerintah, Sanem: Maju Terus Mawas Diri

oleh -
Penerapan New Normal dan Kesiapan Pemerintah, Sanem Maju Terus Mawas Diri (1)
Foto bersama seusai kegiatan diskusi publik dengan tema "Penerapan New Normal dan Kesiapan Pemerintah” di Kedai Makmoer Jalan Patimura Tanjungpandan yang dilaksanakan oleh Centrum Arete Institut, Senin (15/06/2020). Foto: Istimewa.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S. Sos menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada acara Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Centrum Arete Institute, Senin (15/06/2020).

Diskusi publik yang digelar di Kedai Makmoer Jalan Patimura Tanjungpandan ini bertemakan “Penerapan New Normal dan Kesiapan Pemerintah”, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Centrum Arete Institut.

Seagaimana diketahui, Kabupaten Belitung menjadi salah satu di antara empat kota di Indonesia yang menjadi Destinasi Wisata yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai tempat tujuan wisata New Normal mulai Bulan Juni Tahun 2020 yaitu Tanjung Tinggi dan Tanjung Kelayang di Kecamatan Sijuk.

Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S. Sos dalam kesempatan ini mengatakan, sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Belitung telah menyiapkan SOP New Normal Produktif Bidang Perhubungan dan meningkatkan aplikasi Protokol New Normal Pariwisata Belitung melalui website: http://wauu.belitung.id yang telah di-launching pada hari Jum’at (12/06) 2020 dan telah disosialisasikan ke beberapa perwakilan maskapai penerbangan, masyarakat dan perwakilan Angkatan laut yang ada di Belitung.

“Dalam persiapan selanjutnya, dari awal Covid-19 masuk ke Indonesia kami Pemerintah Daerah sudah berfikir sejauh mana Covid-19 ini akan berdampak untuk masyarakat kita dan sudah mempersiapkan langkah-langkah yang akan diambil oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung, yaitu dengan mempersiapkan SOP tentang protokol kesehatan terkait penerapan New Normal di Kabupaten Belitung yang nantinya akan kita launching pada tanggal 18 Juni 2020 di DPRD Kabupaten Belitung” ujar Sanem, sapaan akrab Bupati Belitung.

Lebih lanjut, Sanem menjelaskan, apapun yang terjadi di Kabupaten Belitung, agar jangan lupa dengan pendahulu-pendahulu yang telah membuat semboyan “Maju Terus Mawas Diri”. Ini harus dimaknai oleh semua orang Belitung.

Baca Juga:  Beltim New Normal? Bupati Masih Kaji, Fezzi Tak Mau Masyarakat Kebablasan

Jadi, apapun yang terjadi jangan menyerah dengan keadaan, dan harus berfikir maju tetapi harus tetap mawas diri.

Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Dinas terkait telah melakukan koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat, perwakilan maskapai penerbangan, para pelaku wisata, manajemen hotel dan restoran, perusahaan transportasi, perwakilan perusahaan pelayaran dan KUKM supaya berpartisipasi aktif dalam menciptakan inovasi dan kreatifitas mensukseskan tatanan New Normal Produktif.

“Dalam hal tatanan kehidupan baru (New Normal), Pemerintah Kabupaten Belitung sesuai dengan arahan Presiden RI, telah menyiapkan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang sedang tahap finalisasi. Adapun SOP tatanan Normal Baru Produktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung diantaranya, SOP Bidang Pariwisata, SOP Bidang Sosial Kemasyarakatan, SOP Bidang Pendidikan, SOP Bidang Investasi, SOP Bidang Perhubungan, SOP Bidang Kesehatan, SOP Bidang Pemerintah Desa dan Keluarga Berencana, SOP Perdagangan dan SOP Bidang Aparatur Sipil Negara,” jelas Sanem.

Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung pun telah membuat beberapa aplikasi bagi wisatawan dan penumpang maskapai penerbangan dalam percepatan New Normal Produktif (http://wauu.belitung.id).

Hadir pada acara ini Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Belitung H. Ramansyah beserta pengurus lainnya, Kepala Dinas Perhubungan, Ir. H. M. Ubaidillah, Kepala BPBD Kabupaten Belitung, Hendri Susanto, SE., M. Si, Kepala PDAM Kabupaten Belitung, Badia Parulian, Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Belitung, Forum Crisis Center (FCC) Belitung serta tamu undangan lainya. (rel)

Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *