Penemuan Mayat Gegerkan Mentigi, Begini Prediksi Kepolisian

oleh -
Penemuan Mayat Gegerkan Mentigi, Begini Prediksi Kepolisian
Proses evakuasi mayat. Foto: Istimewa/ Humas Polres Belitung.

Reporter: mdx | Editor: sue

BELITUNG, JABEJABE.co – Penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di tepi Pantai Pelabuhan Khusus Pasir milik PT. Sriyudi (Putliong) gegerkan warga Desa Mentigi Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Senin (20/6/2022).

Kasi Pen Sihumas Polres Belitung, Ipda Belly Pinem mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi adanya sesosok mayat diketahui bernama Endang Junaedi sekitar pukul 21.30 WIB.

Diungkapkan Pinem, berdasarkan keterangan saksi bernama Atok, saat itu dirinya hendak berangkat membawa Tug Boat (kapal tunda) Nusa Mas tujuan Jakarta.

“Saat itu saksi melihat adanya sosok mayat di laut yang kemudian disampaikannya ke Kapten Tug Boat Garuda Mas, yakni Samiun, untuk melakukan penerangan (sorot) menggunakan lampu kapal untuk mengetahui posisi mayat tersebut,” terang Pinem.

Mendapat informasi tersebut, personil Polsek Membalong bersama dengan anggota Koramil Membalong dan Tim Inafis Polres Belitung mendatangi TKP serta turut serta membantu proses pencarian mayat tersebut, namun belum ditemukan.

“Lalu pada hari Selasa, 21 Juni 2022 sekira pukul 06.40 WIB, mayat tersebut ditemukan oleh nelayan asal Mentigi bernama Bily yang hendak pergi melaut,” kata Pinem.

Saat ditemukan Bily di tepi pantai pelabuhan Khusus Pasir PT. Sriyudi, sosok mayat tersebut dalam posisi telentang menggunakan celana panjang motif loreng dan tanpa menggunakan baju.

Melihat hal tersebut, Bily langsung menghubungi Kades Mentigi dan melaporkan kejadian ke Polsek Membalong.

“Hasil dari observasi awal, tubuh korban mengalami luka gores di bagian dada sebelah kiri, luka gores di bagian pipi sebelah kiri serta luka di bagian belakang kepala,” bebernya.

Disampaikan Pinem, berdasarkan hasil Pulbaket di lapangan pada tanggal 20 Juni 2022 pukul 18.20 WIB, korban terakhir kali dilihat oleh Kapten dan ABK Kapal Tug Boat Garuda Mas berada di dalam tag boat dengan menggunakan celana panjang motif loreng dan menggunakan baju berwarna cokelat serta menggunakan tas sandang dan topi warna hitam dan pernah melakukan aktifitas makan di dalam tug boat.

Namun kapten dan ABK Tug Boat Garuda Mas tidak mengetahui kemana pergi korban selesai makan di kapal tersebut.

Baca Juga:  Warga Pilang Ditemukan Tak Bernyawa dalam Posisi Sujud di Teras Rumah Warga Air Baik Tanjungpandan

Di dalam kapal ditemukan barang-barang diduga milik korban yaitu, sweater warna hitam, tas hitam merk Pusiill, topi warna hitam, dan senter merk Dony warna abu-abu.

Pihak Kepolisian memprediksi, tidak menutup kemungkinan korban meninggal dunia diakibatkan terjatuh dari tug boat dan pada saat itu cuaca laut sedang buruk (ombak besar) yang menyebabkan korban hanyut dan terbawa arus ke laut.

Untuk saat ini jasad korban sudah dibawa ke Puskesmas  Membalong serta dilakukan Visum Et Revertum untuk mengetahui penyebab kematian korban.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.