Kepala BNNK Belitung Benarkan Penangkapan Sindikat Narkoba oleh BNNP Babel di Belitung

by -
Kepala BNNK Belitung Benarkan Penangkapan Sindikat Narkoba oleh BNNP Babel di Belitung (2)
Kepala BNNK Belitung, Nasrudin.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Tiga orang diduga sindikat narkotika berhasil ditangkap jajaran Badan Narkotika Nasioanal Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tanjungpandan, Kamis (18/2/2021) lalu sekitar pukul 18.00 WIB.

Terkait hal ini, Kepala BNN Kabupaten Belitung Nasrudin saat dihubungi jabejabe.co via seluler, Sabtu (20/2/2021), menyatakan benar adanya penangkapan tindak pidana narkotika tersebut.

Adapun dalam penangkapan sindikat narkotika yang dilakukan oleh BNNP Kepulauan Babel ini, menurut Nasrudin pihak BNNK Belitung atas dasar perintah bersifat membantu dalam hal personil dan hal-hal terkait berdasarkan instruksi dari pimpinan.

“BNNK Kabupaten Belitung hanya bersifat support back up (Membantu/ mendukung), karena tupoksi terkait ini kewenangan BNNP Babel,” ujar Nasrudin.

Ia pun menambahkan, bahwasannya terkait informasi lengkap seperti identitas tersangka, barang bukti narkotika, barang bukti non-narkotika dan info-info lainnya merupakan kewenangan BNNP Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara itu Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiono saat ditanya wartawan seputar penangkapan tiga orang diduga sindikat narkotika yang mana satu diantaranya adalah oknum polisi menyampaikan agar wartawan langsung kroscek ke BNNP Kepulauan Babel.

“Karena kejadian itu kan yang lebih tahunya adalah BNNP,” Kata Ari.

Menurutnya, siapa saja terkait kasus narkotika maka tergantung siapa yang menangani atau memproses. Kalau kemarin yang menangani adalah BNNP, maka otomatis pemeriksaan dan sebagainya akan dilakukan oleh BNNP.

Kemudian dalam pengamatannya di lapangan, Ari menyebutkan bahwa saat dilihat pada proses penangkapan, posisi barang itu belum sampai kepada orang yang dimaksud.

“Kalau untuk keterlibatan (Oknum anggota polisi) dan lain sebagainya biar dibuktikan dari BNNP-nya. Jadi untuk laporan keterlibatan langsung tanyakan ke BNNP,” saran Ari.***