Kasus Pembunuhan di Kamar 8 Hotel Belitong, Begini Cerita Sahabat Korban dari Kamar 07

oleh -
Kasus Pembunuhan di Hotel Belitong, Begini Cerita Sahabat Korban dari Kamar 07
Salah satu adegan yang diperagakan saat rekonstruksi kasus pembunuhan di Hotel Belitong, Kamis (16/12/2021). Foto: Istimewa/ Humas Polres Belitung.

Reporter: mdx | Editor: sue

JABEJABE.co – Detik-detik meninggalnya almarhum GAF (28), wanita yang ditemukan sudah tak bernyawa di Kamar Nomor 08 Hotel Belitong pada Senin (13/12/2021) siang, meninggalkan luka dan cerita bagi sahabatnya, sebut saja dengan inisial MIP.

Kepada media jabejabe.co, wanita berusia 21 tahun ini menuturkan suasana malam dan akhir pertemuannya dengan GAF di kamar 07 Hotel Belitong, sebelum GAF balik ke kamarnya, kamar 08, Minggu (12/12/2021) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Berikut ini wawancara MIP dengan wartawan jabejabe.co

Apakah kakak tahu saat tersangka ini datang ke kamar sebelah (Kamar 08)?

Nggak, aku nggak mengetahui. Karena pas korban (GAF) ada di kamar aku (Kamar 07), aku sempat bertanya ke dia. “Mau ke mana?” Kemudian GAF menjawab, “Ada tamu, aku ada janjian sama tamu, udah mau OTW (lagi di jalan), tapi bentar lagi mau sampai.”

Waktu korban keluar dari kamar kakak (Kamar 07), apakah ada nada-nada emosional dari tersangka?

Nggak, nggak marah (Tersangka), santai dia (Korban), waktu dilihat dari CCTV itu udah santai, biasa aja. Kayak nggak terjadi apa-apa.

Waktu kejadian kan kakak di kamar 07, apakah saat itu kakak mendengar suara-suara yang mencurigakan?

Sempat denger sih, tapi kan dari kejadian seminggu yang lalu itu, aku sempat dengar bunyi yang sama seperti itu, tapi aku berpikiran tuh kayak . . . positif aja, hal ke positif. Karena emang pada saat seminggu lalu aku sempat nanya sama korban. Tapi tetap ada balasan (Dari kamar sebelah), dia bilang kalau itu tuh cuman kayak lagi ngendorong kasur doang ke tembok. Makanya sampai terdengar bunyi “dep” itu pas yang pertama.

Tapi, kejadian kemarin, kejadian yang terulang lagi, pas kejadian itu. Aku berpikirnya tuh positif, masih tetap yang sama. Karena kan sebelumnya sudah pernah terjadi.

Apakah ada suara teriakan dari kamar sebelah?

Nggak ada, benar-benar nggak ada teriakan sama sekali. Kalau pun ada teriakan otomatis aku pasti nyamperin dong, sama teman aku.

Jadi itu benar-benar sunyi, sepi, udah sekali bunyi jeleduk itu, abis itu gak ada suara lagi.

Apakah nggak ada kecurigaan, kok korban lama nggak keluar kamar?

Baca Juga:  Masih Ingat Kasus Pembunuhan di Desa Cerucuk? Ini 23 Adegan Rekonstruksi Kasusnya

Nggak, karena dia yang datang sendiri, nggak perlu aku. Biasanya sering banget setiap malam nyamperin, ngajak aku makan, ngajak aku keluar, entah ke kamar aku buat ngobrol, maupun ngerokok, kayak gitu deh pokoknya, pasti setiap malam.

Sedekat apa kakak dengan korban?

Oh dekat banget, sampai aku tahu emasnya berapa, aku tahu bajunya seperti apa, karena sehari hari pakaian yang dia pakai, yang dia gunakan, yang dia suka, itu dia beli sama aku, sampai handphone sampai apa pun deh pokoknya.

Kapan kenal dengan korban?

Pertama kali ketemu korban di Jakarta pada pertengahan 2020, meski belum lama terasa sudah dekat dan dia udah percaya banget sama aku.

Apakah kakak kenal dengan tersangka?

Nggak, nggak kenal sama sekali. Dia datang pun aku juga nggak tahu.

Sebagai sahabat korban, hukuman apa yang kakak inginkan terhadap tersangka?

Aku ingin si pelaku ini dihukum seumur hidup, setimpal timpalnyalah pokoknya buat pelaku.

Karena kasusnya bukan pembunuhan doang, pembunuhan, pencurian, pemerkosaan, gitu kan, karena dari pihak yang aku tahu itu kita nggak nerima uang sepeser pun, atau pun uang yang ditinggalkan sama pelaku, kayak gitu kan.

Dari janjian awalnya kan, emang niatnya pengen main tapi dibayar gitu kan, tapi hasilnya malah nggak dibayar. Malah uang korban itu dibawa sama dia 350 ribu, juga emas semuanya dibawa.***

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.