Pembuat dan Penjual Tuak di Selinsing Divonis Rp7,5 Juta Subsider 3 Bulan Kurungan

by -
Pembuat dan Penjual Tuak di Selinsing Divonis Rp7,5 Juta atau Penjara Tiga Bulan
Suasana persidangan kasus tuak di PN Tanjungpandan, Senin (24/5/2021). Foto: su3/jabejabe.co

Putusan Hakim Lebih Rendah dari Tuntutan Penggugat

Penulis: */Wy | Editor: Subrata Kampit

TANJUNGPANDAN, BELITUNG – Terdakwa pemilik minuman keras (Miras) jenis tuak di Desa Selinsing Kec. Gantung Kab. Belitung Timur (Beltim) divonis denda sebesar Rp7,5 juta subsider 3 (Tiga) bulan kurungan, Senin (24/5/2021).

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpandan yang diketuai Septri Andri MT, S.H., lebih rendah dari tuntutan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yaitu Nazirwan, S.H., selaku Penggugat, yakni vonis Rp15 juta subsider tiga bulan kurungan.

Pria berinisial JWD (37) selaku terdakwa yang merupakan pemilik minuman tuak, terbukti memproduksi dan menjual minuman keras jenis tuak tanpa izin.

Terdakwa dituntut berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2017 pasal 37 ayat 1, tentang pengendalian dan pengawasan minuman keras dengan ancaman kurungan tiga bulan atau denda administrasi sebanyak Rp 50 Juta.

Untuk memperkuat dakwaan, penggugat menghadirkan dua saksi serta barang bukti berupa 60 liter tuak dan satu ikat potongan kulit kayu (Pengawet Tuak) yang berjumlah 12 potong.

Dalam persidangan, terdakwa JWD yang merupakan warga Desa Selinsing mengakui jika dirinya memproduksi serta menjual minuman tuak tersebut. Bahkan, terdakwa menjadikan tempat tinggalnya sebagai tempat produksi serta menjual minuman tersebut.

Rp 7,5 Juta Adalah Vonis Tertinggi dalam Perkara Miras di Beltim

Terkait dengan vonis yang diputuskan, Nazirwan mengatakan jika putusan tersebut sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Ditambah lagi, putusan ini merupakan vonis tertinggi selama pihaknya menaikan perkara Miras ke ranah meja hijau.

“Saya pastikan denda Tipiring (Tindak Pidana Ringan) pada hari ini (Senin, 24/5/2021) merupakan denda yang besar, dibandingkan dua kasus yang pernah kami naikan,” ucap Nazirwan.

Di tempat terpisah, Kasat Pol PP Belitung Timur, Zikril, S.S., berharap vonis yang sudah diputuskan hakim dapat memberikan efek jera terhadap pelaku pembuat dan penjual Miras.

“Kita hormati keputusan hakim, prosesnya sudah berjalan dengan prosedur yang sesuai mekanisme. Terimakasih untuk PPNS dan semua anggota Satpol PP yang telah bekerja keras, kurang dari 7 (Tujuh) hari perkara sudah sampai putusan,” ungkap Zikril.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *