Pelarian Pelaku Bacok di Buding Tamat. Begini Uraian Kapolres

oleh -
Pelarian Pelaku Bacok di Buding Tamat. Begini Uraian Kapolres

Penulis: mdx/sue | Editor: sue

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Palaku kasus penganiayaan berat (Anirat) atau pembacokan yang terjadi di Desa Buding Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur pada Kamis malam (5/5/2022) lalu, kini sudah diamankan Tim Panah Satreskrim Polres Belitung Timur, Minggu (8/5/2022).

Pelaku diketahui bernama Heri Yanto (33) merupakan warga Kabupaten Siak Provinsi Kepulauan Riau. Sementara korban bernama Robani (43) warga Desa Buding Kecamatan Kelapa Kampit.

Pelaku diamankan Tim Panah setelah berkoordinasi dengan Tim Polres Bangka di Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang sekitar pukul 10:00 WIB.

Kapolres Belitung Timur, AKBP Taufik Noor Isya mengatakan diduga pelaku sudah diketahui identitasnya pada hari Jumat lalu (6/5/2022), namun polisi masih butuh pengembangan lebih lanjut agar benar-benar pasti.

Menurutnya, pelaku sempat melarikan diri ke daerah Selat Nasik, lalu ke Pulau Pongok sampai masuk ke Pulau Bangka.

Pelaku ini, lanjut Kapolres, diduga hendak melarikan diri dari Pulau Bangka menuju Jakarta, karena posisi pelaku sudah berada di Pelabuhan Pangkal Balam.

Alhamdulillah, setelah berkoordinasi kepada jajaran Polres di Pulau Bangka, kemudian tadi pagi (Minggu, 8/5/2022) sekitar pukul 10.00 WIB pelaku bisa diamankan oleh tim gabungan,” jelasnya.

Setelah pelaku diamankan, kemudian Tim Panah Sat Reskrim Polres Belitung Timur langsung membawa pelaku ke Pulau Belitung dengan menggunakan Kapal laut.

Setalah sampai Belitung, pelaku langsung dibawa ke rumah korban sekitar pukul 19:30 WIB untuk dilakukan rekonstruksi guna pengembangan kasus.

“Untuk sementara, dari rekonstruksi malam ini belum bisa kita pastikan motifnya, kejadian ini masih kita dalami dulu, untuk itu akan kita informasikan lebih lanjut,” kata Kapolres Belitung Timur.

Lebih lanjut menurut Kapolres, rekonstruksi malam ini belum selesai, karenanya masih ingin dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Di sisi lain, saat ditanya apakah kemungkinan adanya pelaku lain, menurut AKBP Taufik untuk sementara pelaku masih diketahui hanya sendiri.

Sebagai tambahan informasi, pelaku sempat bekerja di tempat keluarga korban.

Untuk diketahui, kronologis kejadian Anirat ini berawal pada hari Kamis tanggal 05 Mei 2022 sekira pukul 20:00 WIB di Dusun Bukit Jaya Desa Buding Kec. Kelapa Kampit, Kab. Belitung Timur.

Baca Juga:  KPU Beltim Perkirakan Pilkada Beltim Diikuti Dua Pasang Calon

Menurut keterangan istri korban, Yunita (38), pada saat dia bersama suaminya dari Manggar pulang ke kediamannya di Dusun Bukit Jaya Desa Buding kondisi rumah dalam keadaan mati lampu.

Kemudian korban bersama istrinya mencari toko terdekat untuk membeli token listrik.

Dikarenakan tidak ada yang menjual token listrik, kemudian korban kembali ke kediamannya.

Selanjutnya, sesampainya di kediaman, korban menelpon temannya untuk meminta tolong mengisi pulsa token listrik. Setelah itu, dalam keadaan mati lampu, korban membuka pintu rumah, sedangkan istrinya mau mengisi token listrik yang sudah dikirimkan oleh teman korban.

Tidak lama kemudian, pada saat mau mengisi token listrik, istri korban mendengar teriakan korban dari dalam rumah. Kemudian istri korban langsung lari ke halaman depan rumah untuk meminta tolong kepada tetangganya guna membantu suaminya yang terluka akibat adanya luka bacokan yang dilakukan oleh orang yang tak dikenal.

Kemudian datanglah tetangga depan rumah yang melihat korban masih berjalan di seputaran kediaman dalam keadaan penuh darah di bagian kepala dan badan.

Selanjutnya tetangga korban menelpon saudara Debri untuk membawa korban ke Puskesmas Kecamatan Kelapa Kampit.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.