Dikira Razia, Tancap Gas, Pelanggar Prokes Hampir Tabrak Petugas

by -
Dikira Razia, Tancap Gas, Pelanggar Prokes Hampir Tabrak Petugas (1)
Pelanggar saat didata. Foto: Fauzi/Diskominfo Beltim.

Petugas Kedepankan Pendekatan Humanis

Penulis: @2! | Editor: su3

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Aksi humanis dan persuasif kembali diperlihatkan oleh Tim Gabungan Pengendalian, Pengawasan dan Penegakan Hukum Pendisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19 Kabupaten Belitung Timur.

Meski pun ada dua pelanggar Prokes yang mencoba menerobos barisan penjagaan bahkan hampir menabrak petugas, namun tetap petugas bersabar dan hanya memberikan peringatan.

Insiden itu terjadi saat tim tengah melaksanakan operasi yustisi di Taman Kota Manggar, Jum’at (13/8/2021) Pagi. Seusai hujan, tim yang terdiri dari anggota Satpol PP, Dinas Perhubungan, aparat TNI dan Polres Beltim sudah berjaga di depan taman kota.

Operasi awalnya berjalan aman dan tertib. Sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP), palang tanda adanya operasi di pasang di awal, tengah dan ujung lokasi operasi.

Tiba-tiba dari arah pasar Manggar melaju sepeda motor menuju ke Terminal Manggar. Mengetahui adanya operasi, bukannya menghentikan laju kendaraan, sang pengendara malah kian tancap gas.

Permintaan petugas di barisan depan yang mencoba menghentikan pun tak digubris. Bahkan petugas yang berada di tengah hampir tertabrak, beruntung kesigapan petugas di ujung lokasi berhasil menghadang laju pengendara.

Aku Kirain Razia, Pak, Makanya Aku Takut

Kapolsek Manggar Iptu Panggil Saragih kemudian langsung mendatangi sang pengendara. Dia pun bertanya kenapa tidak mengindahkan permintaan petugas dan malah berusaha untuk kabur.

“Aku kirain ini razia (surat kelengkapan kendaraan-red) pak, makanya aku takut,” jawab pemuda yang diperkirakan berusia 20 tahunan tersebut.

Mendengar jawaban tersebut, Panggil pun langsung memberikan penjelasan bahwa para petugas hanya sekedar untuk memperingatkan agar pengguna jalan selalu patuh dengan protokol kesehatan terutama menggunakan masker saat berkendara.

“Kita petugas memakai atribut dan seragam bukan mau merampok bapak. Kita kan hanya memberikan peringatan, tujuan kita untuk kebaikan bersama,” kata Panggil.

Kapolsek pun meminta kepada para pelanggar tersebut agar patuh prokes dan mau bekerjasama dengan petugas baik saat operasi yustisi maupun operasi lainnnya.

“Tolong ya pak jangan diulangi lagi. Kalau ada operasi atau razia mohon berhenti kalau diminta,” ujarnya.

Dalam operasi yustisi di Taman Kota Manggar tersebut petugas memberikan peringatan tertulis kepada 42 pelanggar prokes.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *