Pelaku Kasus Pembunuhan di Aik Ketekok Terancam Hukuman Mati

oleh -
Pelaku Kasus Pembunuhan di Aik Ketekok Terancam Hukuman Mati (2)
Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiono saat menjelaskan informasi terkait Tindak Pidana Pembunuhan berencana yang terjadi di Jl. Telex II Desa Air Ketekok Kec Tanjungpandan Kabupaten Belitung dalam konferensi pers, Senin (29/3/2021). Foto: Mdx/ jabejabe.co

BELITUNG, JABEJABE.co – Atas dugaan melakukan Tindak Pidana Pembunuhan berencana, pria dengan inisial PS (40), pelaku kasus pembunuhan atas Ilham (41) yang terjadi di Jl. Telex II Desa Aik Ketekok Kec. Tanjungpandan Kabupaten Belitung dikenakan pasal berlapis.

Kepada tersangka PS, Kepolisian Resor Belitung menjerat pelaku dengan Primair Pasal 340 KUHP Subsidair Pasal 338 KUHP Lebih Subsidair Pasal 355 ayat (2) KUHP Lebih Lebih Subsidair Pasal 351 ayat (3) KUHP.

Adapun pasal tersebut berbunyi “Barang siapa sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain dihukum karena pembunuhan direncanakan dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selama – lamanya dua puluh tahun“ atau “Barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dihukum karena pembunuhan dengan hukuman penjara selama – lamanya lima belas tahun” atau “Penganiayaan yang menyebabkan matinya orang yang dilakukan dengan direncanakan terlebih dahulu dihukum penjara selama – lamanya dua belas tahun” atau “penganiayaan yang menyebabkan matinya orang dihukum penjara selama
– lamanya tujuh tahun”.

Dengan demikian, atas dugaan melakukan Tindak Pidana Pembunuhan berencana tersebut, tersangka bisa diancam dengan hukuman mati, atau penjara seumur hidup atau selama-lamanya dua puluh tahun.

Adapun pembacaan rilis terkait kronologi kasus dan ancaman hukuman dalam konferensi pers Tindak Pidana Pembunuhan berencana ini disampaikan Kapolres Belitung, AKBP Ari Mujiono, Senin (29/3/2021).

Cekcok Mulut Berakhir Penusukan

Dijelaskan pula oleh AKBP Ari Mujiono, Tindak Pidana Pembunuhan berencana tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 18 Desember 2020 sekira pukul 02.30 WIB.

Pada saat itu, kata AKBP Ari, korban datang ke kontrakan saksi bernama Winto di Jl. Telex II Desa Air Ketekok Kec Tanjungpandan Kabupaten Belitung untuk beistirahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *