Peduli Kenakalan dan Kekerasan Anak, Pelajar SMP/SMA Diharapkan Angkat Suara

by -
Peduli Kenakalan dan Kekerasan Anak, Pelajar SMP-SMA Diharapkan Angkat Suara
Kegiatan Workshop Pencegahan Kenakalan dan Kekerasan Terhadap Anak yang berlangsung di Hotel Max One Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Kamis (20/2/2020). Foto: Istimewa.

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AKPSPPKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Workshop Pencegahan Kenakalan dan Kekerasan Terhadap Anak.

Workshop ini berlangsung di Hotel Max One Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Kamis (20/2/2020).

Workshop diikuti oleh beberapa perwakilan pelajar tingkat SMP/SMA Kabupaten Belitung, Satgas Masyarakat serta Forum Anak Belitung dengan total peserta 100 orang. Materi disampaikan langsung oleh Kepala DP3AKPSPPKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dra. Susanti, M.A.P.

Selain itu, hadir pula dua pemateri lainnya yaitu Psikolog dari Mental Health Center Belitung, Eis Masitan, S.Pi, M.Psi dan Ketua Forum Anak Belitung, Nigel Sigit.

Pada materinya, Susanti berharap agar seluruh peserta untuk aktif memberikan saran dan masukan terkait permasalahan tentang kenakalan dan kekerasan anak sebagai bentuk kepeduliaannya sehingga kenakalan dan kekerasan anak bisa dikurangi bahkan dihilangkan.

“Nantinya semua masukan akan disampaikan ke Bupati untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Di sisi lain, Kabupaten Belitung saat ini tengah mengupayakan menjadi Kabupaten Layak Anak, sehingga kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi point lebih untuk mewujudkannya. Apalagi dengan keterlibatan forum anak sebagai narasumber maupun peserta. Karena pada tahun 2019 lalu, salah satu kekurangan dari pengusulan Belitung sebagai Kabupaten Layak Anak adalah minimnya keterlibatan forum anak dalam kegiatan-kegiatan pencegahan kenakalan dan kekerasan terhadap anak. (rel)

Editor: jb4
Sumber: Diskominfo Belitung