Patung Kayu Gunong Kurak Membalong Temuan Galian Pasir Diserahkan ke Museum

by -
Patung Kayu Gunong Kurak Membalong Temuan Galian Pasir Diserahkan ke Museum (2)
Dukun Kampong Gunong Kurak Haryatno (Kedua dari kanan) menyerahkan Patung Kayu yang diterima langsung oleh Kepala UPT Museum Jepriyadi A. Lumbu. SS. (Keempat dari kiri), Senin (26/4/2021). Foto: Ist.

BELITUNG, JABEJABE.co – Patung Kayu yang memiliki tinggi kurang lebih 160cm ditemukan pada saat penggalian pasir menggunakan excavator tahun 2004 silam di Desa Mentingi Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung.

Dari pekerja dan warga yang menemukan, patung diserahkan ke Norman selaku Dukun Kampong Gunong Kurak.

Kemudian Haryatno melanjutkan tugas selaku Dukun Kampong Gunong Kurak. Haryatno berinisiatif menyerahkan Patung Kayu kepada Museum Kabupaten Belitung dengan maksud agar misteri asal usul patung kayu dapat dipelajari.

Haryatno berharap, patung kayu tersebut dapat dirawat dengan baik serta sarana edukasi bagi masyarakat Belitung.

“Keputusan menyerahkan Patung Kayu ini telah mendapatkan persetujuan dari Norman,” kata Haryatno.

Selanjutnya Sabtu, 24 April 2021 sekira pukul 10.30 WIB, rombongan yang dikomandoi kepala UPT Museum Kabupaten Belitung berangkat ke Desa Mentingi Kecamatan Membalong yang berjarak 65 kilometer dari Tanjungpandan.

Rombongan berjumlah lima orang terdiri dari Edukator Museum Sofhian, Kurator Museum Wahyu Kurniawan, Konservator Museum Suherman, Kepala UPT Museum Jepriyadi A. Lumbu. SS., M.Hum serta Penggiat Budaya Kabupaten Belitung Galih Prawira.

Sesampai di Desa Mentigi rombongan telah ditunggu oleh Heru, salah satu staf kantor Desa Mentigi.

Herulah yang awalnya menghubungi Museum Kabupaten Belitung terkait ada salah satu warga yang ingin menyerahkan benda diduga cagar budaya ke Museum.

Heru lalu memandu rombongan menuju rumah warga tersebut yang berada di Dusun Gunung Kurak yakni kediaman Haryatno.

Haryatno yang kini sebagai Dukun Kampong Gunong Kurak, bermaksud menyerahkan Patung Kayu kepada Museum Kabupaten Belitung. Patung Kayu ini sebelumnya dimiliki oleh Norman, Dukun Kampong Gunong Kurak sebelumnya.

Patung kayu diserahkan langsung kepada kepala UPT Museum Belitung serta disaksikan oleh rombongan Museum, Heru selaku Pemerintah Desa Mentigi, Galih selaku Penggiat Budaya Kabupaten Belitung serta pihak keluarga Haryatno.

Sebelumnya pencatatan dokumen serah terima dipandu oleh Edukator Museum. Setelah penandatanganan dan serah terima Patung Kayu dimasukkan ke kendaraan untuk dibawa menuju Museum Tanjungpandan.

Kepala UPT Museum Kab. Belitung menyabut baik keputusan Haryatno untuk menyerahkan patung tersebut ke Museum Kab. Belitung. Yang mana museum memiliki tugas untuk menjaga dan melestarikan peninggalan cagar budaya.

Di samping itu Jepriyadi menilai, tentunya akan ada PR besar bagi museum untuk menelusuri asal usul patung kayu tersebut.

Sementara itu Galih Prawira selaku Penggiat Budaya Kab. Belitung mengapresiasi Haryatno yang mau menyerahkan benda diduga cagar budaya tersebut.

“Patung kayu ini akan menambah koleksi museum dan bisa menjadi daya tarik baru untuk memikat pengunjung ke museum Kab. Belitung tentunya setelah melalui penelitian terkait asal usul dan cerita menarik lainnya oleh curator,” kata Galih.(*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *