Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Pasien Keenam Positif Covid di Belitung Meninggal Dunia

by -
Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Pasien Keenam Positif Covid di Belitung Meninggal Dunia (2)
Ilustrasi (Net).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.coInnalillahi wainnailaihi rojiun, Telah meninggal dunia Pasien 1869 terkonfirmasi positif Covid-19 dengan keluhan sesak, batuk serta riwayat penyakit komorbid jantung dan penyakit infeksi paru akibat Covid-19. Pasien merupakan seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Kampong Parit.

Demikian disampaikan H. Sahani Saleh, S.Sos., selaku Bupati Belitung sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung terkait laporan terkini penyebaran dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung, Sabtu (29/11/2020).

Dijelaskan Bupati Belitung, pasien dirawat selama enam hari di Ruang Isolasi RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung. Pada hari Jumat, 27 November 2020 pasien mengalami perburukan dan telah dilakukan pertolongan medis namun tidak berhasil.

“Pasien dinyatakan meninggal pada Tanggal 27 November 2020 pukul 15.25 WIB. Selanjutnya pasien dilakukan pemulasaran jenazah sesuai dengan protokol Covid-19, dan dimakamkan Pukul 20.10 WIB. Pasien 1869 ini adalah pasien keenam yang meninggal dikarenakan Covid-19 di Kabupaten Belitung,” ujar Sanem, sapaan akrab Bupati Belitung.

Tak bosan-bosannya Sanem mengingatkan, saat ini sedang terjadi transmisi lokal Covid-19 di Kabupaten Belitung. Bagi masyarakat yang pernah kontak erat dengan pasien Konfirmasi Covid-19, berada dalam satu ruangan lebih dari 15 (Lima Belas) menit, berdekatan dengan jarak kurang dari 2 (Dua) meter diharapkan untuk segera menghubungi Dinas Kesehatan atau fasilitas kesehatan terdekat.

Demikian disampaikan Sanem agar masyarakat tetap waspada dan semangat dalam menjalankan seluruh instruksi Pemerintah Daerah maupun Pusat, Khususnya tetap melaksanakan protokol kesehatan, demi memutus rantai penularan Covid-19 dan senantiasa berdoa agar dapat melalui bencana non alam ini dengan tidak menimbulkan banyak korban.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua. Aamiin Ya Rabbal Aalamin,” tutup Sanem. (*/)

Editor: Sue