Sempat Dirawat Lima Hari, Pasien Covid-19 Asal Desa Padang di Beltim Meninggal Dunia

oleh -
Sempat Dirawat Lima Hari, Pasien Covid-19 Asal Desa Padang di Beltim Meninggal Dunia
Ilustrasi pemakaman pasien Covid-19 (freepik.com).

Tn. Z Merupakan Pasien Covid-19 Ke-14 yang Meninggal Dunia di Beltim

Penulis: su3 | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Miliki komorbid (Penyakit penyerta), seorang pasien Covid-19 berjenis kelamin laki-laki di Belitung Timur (Beltim) dengan inisial Tn. Z meninggal dunia, Selasa (25/5/2021).

Pasien usia 73 Tahun asal Dusun Pancur 2, Desa Padang, Kec. Manggar, Kab. Beltim ini merupakan pasien ke-14 yang meninggal dunia.

Direktur RSUD Kab. Beltim, dr. Vonny Primasari, MARS., menjelaskan, pasien Tn. Z masuk ruang isolasi RSUD tanggal 20 Mei 2021 sekira pukul 14.19 WIB.

“Pasien dibawa keluarga dengan keluhan sesak nafas dan penurunan kesadaran,” ujar dr. Vonny.

Lebih lanjut dijelaskannya, oleh tim medis, pasien di-swab antigen dengan hasil positif COVID-19. Selain itu, diketahui pula bahwa pasien memiliki komorbid yakni Congestive Heart Failure (CHF) atau Gagal Jantung Kongestif dan gangguan keseimbangan elektrolit.

“Menurut riwayat, pasien pernah dirawat satu bulan yang lalu dengan diagnosa STEMI (ST elevation myocardial infarction) dan gangguan keseimbangan elektrolit,” ungkapnya.

Saat masuk ruang isolasi, kata dr Vonny, tingkat saturasi oksigen pada pasien hanya 85 persen (Saturasi oksigen normal: 95–100%) dan tekanan darah pasien 154/104mmHg (Tekanan darah normal 90/60 mmHg – 120/80 mmHg).

Sebelum Meninggal Dunia, Pasien Alami Apnea

Sejak pasien masuk ruang isolasi, menurut dr Vonny, pasien sudah diberikan terapi Covid-19.

“Tanggal 24 Mei, kondisi pasien mengalami perburukan sejak pagi dan sudah dilakukan penanganan maksimal. Selanjutnya sekira pukul 23.12 WIB pasien mengalami apnea (Gangguang tidur saat pernapasan terganggu),” terangnya.

Kemudian terhadap pasien dilakukan Resusitasi Jantung dan Elektrokardiogram (EKG) yakni pemeriksaan untuk mengukur dan merekam aktivitas listrik jantung.

“Pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.55 WIB,” kata dr. Vonny.

Sementara itu Plt Kepala Pelaksana BPBD Belitung Timur Surya Mulyana menyebutkan jenazah pasien dilakukan pemulasaran dan pemakaman sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

“Jenazah pasien sudah dimakamkan hari ini Selasa (25/5/2021), sekira pukul 02.00 WIB (dini hari) dan selesai pukul 03.00 WIB di Perkuburan Pancor, Desa Padang Kec. Manggar dengan dihadiri URC BPBD R3, Tim RSUD, Tim Dinkes, Camat Manggar, Kades, TNI-POLRI, Kadus, Bhabinkamtibmas, dan Keluarga, serta Warga,” tutup Surya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *