Pasien 1674 Adalah yang Kelima Meninggal Karena Covid-19 di Belitung

oleh -
Pasien 1674 Adalah yang Kelima Meninggal Karena Covid-19 di Belitung (2)
Ilustrasi COVID-19. Gambar: Istimewa (Net).

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah meninggal dunia Pasien 1760 Konfirmasi Positif Covid-19 dengan inisial HA. Pasien perempuan yang meninggal dunia ini berusia 69 tahun berprofesi sebagai seorang ibu rumah tangga dan merupakan pasien rujukan dari klinik swasta di Tanjungpandan.

Informasi ini sebagaimana press release resmi yang disampaikan H. Sahani Saleh, S.Sos., selaku Bupati Belitung sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung, Kamis (19/11/2020).

Lebih lanjut dijelaskan Sahani Saleh, dikarenakan hasil test Rapid Test Reaktif pada tanggal 16 November 2020 dengan keluhan demam, batuk kering, sesak, sakit kepala serta riwayat penyakit komorbid darah tinggi, maka pasien langsung dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

“Selama dirawat, kondisi pasien makin menurun dengan gejala happy hypoxia, tiba-tiba mengalami perburukan pada Tanggal 19 November 2020 pukul 06.00 WIB dan mengalami henti jantung pada pukul 10.00 WIB, kemudian dilakukan tindakan medis namun tidak berhasil,” terang Sahani Saleh.

Menurut Sanem, sapaan akrab Bupati Belitung, pasien lalu dinyatakan meninggal pada Pukul 10.30 WIB.

“Pasien telah dilakukan pemulasaran jenazah sesuai dengan protokol Covid-19, dan akan dimakamkan pada hari Kamis, 19 November 2020,” ujar Sanem.

Untuk diketahui, pasien 1674 ini adalah pasien ke-5 (Lima) yang meninggal dikarenakan Covid-19 di Kabupaten Belitung.

Empat Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19

Selain itu, hari ini, Kamis (19/11/2020), Laboratorium Biomedis RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung telah melakukan pemeriksaan swab PCR pada pasien dengan hasil sebagai berikut:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Diduga Kehabisan Obat Jantung, Jauhari Ditemukan Terlentang Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *