Pantau Penyerahan BST di Kantor Pos Tanjungpandan, Pungky Sumadi: Ke Depan Dilakukan Melalui Aplikasi Ponsel Android

by -
Pantau Penyerahan BST di Kantor Pos Tanjungpandan, Pungky Sumadi, Ke Depan Dilakukan Melalui Aplikasi Ponsel Android (1)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Kepala Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas, Pungky Sumadi pantau pelaksaan penyaluran Bantuan Sosial melalui PT. Pos Indonesia, Jumat (4/9/2020). Pemantauan tersebut dilaksanakan di Kantor Pos Tanjungpandan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas, Pungky Sumadi didampingi Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sosial Dan Penanggulangan Kemiskinan Vivi Yulaswati, Direktur Perencana Penduduk dan Perlindungan Sosial Muhammad Cholifihani, Direktur Jaringan dan Layanan PT Pos Indonesia, Ihwan Sutardiyanta, Kepala Regioal 3 Sumbagsel Babel Wikandaru, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belitung Nurman Sunanda, dan Perwakilan Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Belitung Wilyadi.

Dalam kegiatan pemantau tersebut, Kepala Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas, Pungky Sumadi menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk tahap IV dan V bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Penyerahan BST ini ke depannya mungkin akan lakukan secara online melalui aplikasi pada ponsel android. Ini dilakukan agar tidak terjadi antrian panjang serta memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Dikatakan Pungky, BST tersebut merupakan dorongan pemerintah agar perekonomian masyarakat tetap berjalan di masa Pandemi Covid-19 ini, di mana perekonomian dunia, termasuk Indonesia merosot tajam akibat dampak Pandemi yang masih belum selesai.

“Jadi BST adalah satu cara bagaimana menghidupkan ekonomi, supaya orang tetap bisa belanja, minimal kebutuhan pokoknya, apakah itu Pangan, Pendidikan, Kesehatan, makanya dipilih BST,” jelas Pungky.

Dalam BST kali ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan Rp.600ribu untuk dua tahap yakni tahap ke 4 dan 5. Yang mana diketahui saat ini untuk satu tahapnya KPM merima Rp.300ribu.

Pungky menjelaskan, penerima bantuan ini haruslah masyarakat yang memiliki penghasilan rendah, yaitu dibawah 5 juta rupiah per bulan.

Pemilihan Kantor Pos sebagai tempat penyaluran bantuan ini, kata Pungky, karena Kantor POS sudah sangat lama eksis di Indonesia, sehingga mereka memiliki pengalaman yang sangat baik dalam penyaluran.

“Kami mengharapkan supaya Kantor Pos bisa mengembangkan usahanya, tidak hanya untuk meyalurkan program bantuan sesaat seperti ini, tetapi juga ke depan, layanan keuangan yang bisa melayani masyarakat lebih luas itu kita inginkan,” harap Pungky.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Tanjungpandan, Richwan Boy mengatakan, penyaluran BST oleh pihak Kantor Pos ini sebanyak 8768 yang terdiri dari Daerah Kabupaten Belitung sebanyak 3406 dan Kabupaten Belitung Timur sebanyak 5362.

Boy juga menyebutkan, pada tahap 1 (satu) hingga tahap 3 (tiga), masyarakat yang mendapatkan BST berupa uang tunai sebesar Rp.600ribu pertahapnya, sedangkan untuk tahap ke 4 dan 5 mendapatkan Rp.300ribu. Namun dibayarkan langsung dua tahap. Sehingga KPM tetap menerima Rp.600ribu.

Kebijakan berkurangnya nominal uang tunai yang diterima dan digabungnya penyerahan bantuan tahap 4 (empat) dan 5 (lima) ini, kata Boy, adalah wewenang dari Kementerian Sosial dan mereka hanya sebatas penyalurannya saja.

“Kita mengharapkan agar dapat menjaga amanah yang diberikan pemerintah kepada kami untuk bantuan disalurkan kepada masyarakat,” ujar Boy.

Sementara itu untuk penyalurannya, Kantor Pos Tanjungpandan, memakai 3 (tiga) cara yakni cara KPM bisa mengambil langsung di Kantor Pos, kemudian dengan cara Komunitas, dan dengan cara mengantar langsung ke rumah KPM jika memang KPM tersebut berhalangan hadir dikarenakan sudah tua maupun sakit.

Reporter: Faizal
Editor: sue