Ormas Kampong Kamek Minta PT.Timah Perhatikan TAD di UPTP PT.Timah Batu Besi di Desa Mengkubang

by -
Ormas Kampong Kamek Minta PT.Timah Perhatikan TAD di UPTP PT.Timah Batu Besi di Desa Mengkubang (2)

DAMAR, JABEJABE.co – Belum diperpanjangnya status karyawan Outsourcing atau Tenaga Ahli Daya (TAD) di wilayah kerja Unit Penambangan Timah Primer (UPTP) PT. Timah yang terletak di Kecamatan Damar, mendapat tanggapan dari Ketua Ormas Kampong Kamek (Kamek), Wartha Ade Pramana, Minggu (2/8/2020).

Dari info yang dirangkum jabejabe.co, TAD lokal ini rencananya akan digantikan oleh karyawan organik PT Timah dari Bangka, dengan maksud, apabila suatu saat kondisi perusahan membaik, (TAD ) lokal diajak kembali bekerja.

Menurut Ade, sapaan akrab ketua Kamek, apabila perusahaan membaik, pihaknya meminta agar TAD lokal, yakni masyarakat Mengkubang lebih diprioritaskan.

Hal ini dikatakannya mengingat wilayah UPTP Batu Besi sebagaian besar berada di wilayah Desa Mengkubang Kecamatan Damar.

Karenanya Ade menegaskan, masyarakat Desa Mengkubang Kecamatan Damar mempunyai hak yang sama dan untuk tetap berusaha dan kerja di wilayah investasi.

“Kemudian, kepada karyawan PT. Timah yang sekarang statusnya pindahkan dari Bangka atau apa pun namanya pinjaman, untuk menjaga kondusifitas dengan masyarakat sekitar,” saran Ade.

Terkait dengan wacana akan adanya pergantian karyawan organik atas TAD setelah kondisi perusahaan membaik, Ade menyebut bahwa pihaknya tidak ingin hal ini hanya sebatas obrolan saja.

“Maksudnya agar ada hitam di atas putih, jangan sampai (kondisi perusahaan) membaik, lalu mereka lupa dengan TAD lokal dengan beribu alasan,” tandasnya.

Jabejabe.co sudah menghubungi pihak Humas PT.Timah untuk memberikan konfirmasi terkait pernyataan yang dikeluarkan Ketua Kamek, Wartha Ade Pramana.

“Baik bang, saya Koordinasikan dulu ke pimpinan, terima Kasih atas kerjasamanya,” tulis Humas PT. Timah, Mochlis melalui pesan whatsapp kepada jabejabe.co, pada pukul 11.18 WIB, Senin (3/8/2020).

Namun sekitar 5 (lima) jam kemudian, yakni pukul 16.20 WIB, jabejabe.co kembali melakukan konfirmasi kepada pihak Humas PT.Timah untuk memberikan jawaban atas keinginan masyarakat Desa Mengkubang, khususnya TAD yang sebelumnya sempat menjadi bagian dari PT.Timah.

“O… Belum ada Bang Ade Warta menghubungi Abg (abang) ya… Maaf Bang, sehubungan pimpinan masih ada Vidcon.. Kalau bisa di tahan dulu Bang…,” ujar Mochlis, kembali melalui pesan whatsapp.

Hingga berita ini diturunkan, jabejabe.co belum mendapat jawaban PT.Timah atas permasalahan masyarakat Desa Mengkubang. Hingga saat ini jabejabe.co terus berupaya memberikan konfirmasi untuk memperoleh jawaban atas informasi di atas.(jb)

Editor: sue