Ngambor Beras Kunyit, Syarifah Amelia Diputus Bebas oleh Majelis Hakim Tanjungpandan

by -
Ngambor Beras Kunyit, Syarifah Amelia Diputus Bebas oleh Majelis Hakim Tanjungpandan (2)
Syarifah Amelia saat menyampaikan ucapan terima kasih kepada pendukungnya di Halaman Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Rabu (2/12/2020). Foto: Subrata/ jabejabe.co

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – ‘Ngambor Beras Kunyit‘ di kepala Syarifah Amelia usai ia keluar dari Ruang Sidang menjadi awal isak tangis kebahagiaannya, Rabu (2/12/2020).

Isak tangis serta ‘Amboran Beras Kunyit‘ tersebut dilakukan usai Majelis Hakim membacakan putusan sidang bahwa wanita yang akrab disapa Amel itu tidak bersalah atas tuduhannya terkait kasus pelanggaran Pasal 69 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 yang belakangan sempat viral tersebut.

Ketika Amel keluar dari ruangan PN Tanjungpandan, para pendukung bertakbir, dan sahabat dekat sontak langsung memeluknya sembari menghamburkan beras kunyit sebagai ucap rasa syukur terhadap kebebasannya. Kemudian, doa bersama pun dilakukan sembari mematuhi protokol kesehatan.

Ketua Tim Kuasas Hukum Amel, yakni Ali Nurdin, S.H., S.T., M.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Amel sudah bekerja dengan sepenuh hati, dan pihaknya juga bekerja sama, sudah berhasil membuktikan bahwa Amel seorang pejuang yang mengusahakan Pilkada bersih.

“(Amel) adalah alumni dari perguruan tinggi ITB (Institut Teknologi Bandung), perguruan tinggi terkemuka di negeri ini, orang yang berpotensi bagi Bangka dan Belitung adalah aset yang harus dijaga oleh kita semua. Ibu amel sudah menunjukkan bahwa ajakannya pilkada bersih harus diikuti oleh kita smua dan kita bersyukur, senang, atas pertimbangan hukum majelis hakim yang sangat lengkap. semua fakta sudah dipertimbangkan, semua saksi dan ahli sudah dipertimbangkan, baik dari ahli JPU maupun ahli terdakwa,” kata Ali Nurdin.

Lebih lanjut Ali Nurdin mengajak agar para rekan-rekan yang hadir untuk menghormati semua keputusan yang diambil dan memang itu yang terbaik bagi Amel, bahwa Amel tidak ada seddikit pun untuk menghasut.

“Amel tidak terbukti untuk memfitnah, Amel tidak terbukti untuk mengadu domba bagi siapa pun,
baik dari peserta pemilu, calon, penyelenggara pemilu KPU atau pun Bawaslu. Oleh karena itu mari kita dengar apa yang Amel sampaikan itu menjadi pelajaran agar Pemilu bersih tetap terjadi, jangan dikotori, Amel sudah melaksanakan pemilu bersih, lanjutkan itu,” tandasnya.