New Normal, Galeri KUMKM Belitung Dibuka, Cemilan Khas Mulai Diproduksi

by -
New Normal, Galeri KUMKM Belitung Dibuka, Cemilan Khas Mulai Diproduksi (1)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Sejak diterapkannya New Normal pada 1 Juli 2020 lalu, sudah beberapa UKM yang mulai memproduksi kembali produk jualannya, Kamis (30/7/2020).

Berproduksinya UKM tersebut terlihat dari produk jualan di Galeri KUMKM Belitung yang beralamat di Jalan Sriwijaya tersebut sudah mulai sedikit terisi. Yang mana seperti diketahui sejak adanya pandemi Covid-19 ini, tepatnya dari 1 April hingga 30 Juni 2020, Galeri KUMKM Belitung sempat tutup yang tentunya membuat para pelaku UKM tidak bisa memproduksi produknya.

“Semenjak Pemerintah menerapkan New Normal, kita coba untuk buka kembali pada 1 Juli 2020 lalu, tentu tetap menjalankan protokol kesehatan. Alhamdulillah, sudah ada beberapa UKM yang masuk dan memproduksi kembali produknya untuk dititipkan di sini,” ujar Manager Gallery KUMKM Belitung, Sulaiman Ichsan kepada jabejabe.co.

“Sudah berbagai macam produk diproduksi oleh para pelaku UKM seperti aneka jenis kripik, aneka jenis kerupuk, dodol, terasi dan lain sebagainya,” tambahnya.

Akan tetapi, kata Sulaiman, sejak dibukanya Galeri KUMKM Belitung pada 1 Juli 2020 lalu, pihaknya mempersingkat jam buka, dikarenakan mengingat kondisi yang belum normal kembali.

“Sampai satu bulan ini kita buka pada posisi jam kerja dari mulai pukul 8.30 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Kemudian kita off hingga kita buka lagi Pukul 17.00 WIB sampai pukul yang tidak ditentukan (sesuai kebutuhan) jika masih ramai kita masih layani dulu sampai tamu itu selesai,” jelasnya.

Menurutnya untuk persentase niatan orang yang berbelanja baik wisatawan luar daerah maupun masyarakat lokal, saat ini masih sangat jauh ketimbang hari normal sebelum datangnya Covid-19.

“Tapi kalau dibanding hari normal sebelum datang covid-19 ini, sekitar 20-30 persen. Alhamdulillah juga kita didukung oleh masyarakat lokal yang sering berbelanja di galeri untuk kirim produk ke luar,” sebutnya.

Namun demikian, ia menyarankan kepada para pelaku UMKM untuk bisa melihat situasi, sehingga tidak terlalu banyak memproduksi produknya.

“Namun kita juga sudah menyarankan kepada para pelaku UMKM untuk melihat kondisi perkembangan, tinggal bagaimana mereka menyikapi itu, saat ini kami sudah buka dan wisatawan pun sudah mulai berdatangan, jadi silahkan berproduksi kembali tapi dengan jumlah yang tidak terlalu banyak,” tukasnya.

Reporter: Faizal
Editor: sue