Buat Mabuk-mabukan? Pria Asal Lintang Gantung Ini Nekad Curi Alat di Bengkel

by -
Buat Mabuk-mabukan Pria Asal Lintang Gantung Ini Nekad Curi Alat di Bengkel

GANTUNG, JABEJABE.co – Gara-gara ingin cari modal buat mabuk-mabukan, pria berusia 26 tahun, yakni AN, Warga Desa Lintang Kecamatan Simpang Renggiang, Beltim nekad mencuri alat-alat di bengkel, Selasa (2/2/2021).

Korban bernama Nur (35), juga Warga Desa Lintang Kecamatan Simpang Renggiang Kabupaten Beltim yang sehari-hari bekerja di Bengkel.

Kronologis kejadian berawal pada hari Selasa (2/2/2021) sekira pukul 16 .00 WIB, saat itu Nur yang dalam hal ini selaku korban dan pelapor meninggalkan bengkel pergi ke warung kopi yang berada di pasar untuk beristirahat.

Setelah beberapa jam kemudian, yakni pada pukul 20.00 WIB Nur kembali ke bengkel dan langsung masuk ke dalam rumah untuk beristirahat serta langsung tidur.

Selanjutnya pada hari Rabu (3/2/2021) pagi, sekira pukul 08.00 WIB Nur terbangun dan langsung bersiap untuk kembali bekerja. Namun, setelah ingin memperbaiki pompa tanah, barulah Nur menyadari bahwa dua unit pompa tanah dan krangkes WPA 155 dan as besi pompa telah hilang.

Atas kejadian pencurian tersebut, pelapor mengalami kerugian kurang lebih Rp3 juta, kemudian melaporkan ke Polsek Gantung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Gantung Iptu Wawan Suryadinata SIK, seizin Kapolres Belitung AKBP Jojo Sutarjo SIK, MH, mengungkapkan, bahwa sebelum adanya laporan dari korban, Petugas Polsek Gantung sudah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang menjual dua unit pompa tanah dan krangkes WPA 155 serta as besi pompa Selasa (2/2/2021) sekira pukul 20.15 WIB.

“Mengetahui hal tersebut, kemudian Anggota Unit Reksrim Polsek Gantung memastikan pompa tanah dan krangkes WPA 155 serta as besi pompa tersebut,” ujar Wawan.

Selanjutnya pada Kamis (4/2/2021), lanjut Wawan, korban datang ke Polsek Gantung melaporkan bahwa telah kehilangan pompa tanah dan krangkes WPA 155 dan as besi pompa.

“Lalu anggota Reksrim Gantung langsung memastikan dengan pompa tanah dan krangkes WPA 155 serta as besi pompa yang hilang,” terangnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, Unit Reksrim Polsek Gantung mendapat informasi dari Masyarakat bahwa yang mengambil pompa tanah dan krangkes WPA 155 serta as besi pompa milik korban tinggal di Desa Lintang.

Unit Reksrim Polsek Gantung yang dipimpin Bripka Mustaqim Ansori, SH langsung mendatangi rumah tersebut serta mengamankan diduga pelaku dan dibawa ke Polsek Gantung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dari pelaku dan korban, Polisi mengamankan satu sweter warna hitam polos, satu celana pendek warna hitam motif kotak – kotak putih, satu pasang sepatu warna hitam dengan lis warna putih, dua unit pompa tanah, satu krengkes WPA 155, satu as besi pompa, satu unit sepeda motor YAMAHA MX Warna HIJAU dengan No Pol BN 6454 GR, dan satu STNK sepeda motor YAMAHA MX warna hijau dengan No Pol BN 6454 GR.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHPidana. Pencurian dengan pemberatan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun. (*/)