Nahas, Seorang Penambang Tenggelam dan Meninggal di Areal TI Rajuk Kandang Sapi Sungai Manggar

oleh -
Nahas, Seorang Penambang Tenggelam dan Meninggal di Areal TI Rajuk Kandang Sapi Sungai Manggar (1)
Proses evakuasi korban tenggelam oleh Tim Basarnas, Kamis (11/6/2020)

MANGGAR, JABEJABE.co – Seorang penambang tenggelam di kawasan perbatasan Kecamatan Damar dan Kecamatan Manggar, tepatnya di daerah aliran Sungai Manggar Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang berakibat meninggal dunia, Kamis (11/6/2020). Korban diketahui bernama Dedek Purniadi (21), warga Desa Lalang Jaya Dusun Gunung Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim.

Berdasarkan info yang dirangkum jabejabe.co pada Rabu (10/6/2020) sekira pukul 19.30 WIB, telah didapatkan informasi adanya warga tenggelam di kawasan Kandang Sapi Sungai Manggar, yakni wilayah perbatasan antara Desa Sukamandi Kecamatan Damar dan Desa Mekar Jaya Kecamatan Manggar Kabupaten Beltim.

Menurut Keterangan dari saksi Yayan (20), korban meninggalkan rumah pada pukul 19.30 WIB Rabu malam (10/6/2020).

Kemudian pada hari Kamis, sekira pukul 01.30 WIB dini hari, saksi bersama korban pulang dengan menyeberang sungai. Saat nyeberang sungai, korban tenggelam, dan saksi berusaha untuk mencari korban namun tidak ditemukan.

Setelah pukul 04.00 WIB dan belum menemukan korban, saksi pulang serta melaporkan ke keluarga korban yang kemudian melaporkan ke Basarnas. Mendapat laporan tersebut, Tim Basarnas langsung bergerak pada pukul 07.00 WIB dengan menggunakan dua unit perahu karet.

Sekitar pukul 09.40 WIB, korban ditemukan keadaan meninggal. Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan kendaraan Basarnas ke RSUD Beltim.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Fazzali, mengungkapkan, syukur atas kelancaran Operasi SAR di lapangan dan tidak mendapatkan kendala – kendala dalam pelaksanaannya, serta tepat pada Pukul 09:40 WIB tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban.

“Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR Gabungan ini kita tutup dan saya mengucapkan terima kasih banyak terhadap relawan – relawan, instansi yang terlibat dalam Operasi SAR ini,” kata Fazzali.

Baca Juga:  TNI dan Polri Komitmen Back Up Pemda Beltim Berantas Miras

Sebelumnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang melalui Unit Pos SAR Belitung menerima info kondisi membahayakan manusia, yaitu korban bernama Dedek Purnadi.

Korban dilaporkan oleh Bapak Bandi (paman korban) pada pukul 07.00 WIB kepada Pos Unit SAR Belitung untuk meminta bantuan dari BASARNAS. Menurut info yang didapatkan dari pelapor saat itu korban ingin pulang dari mencari pasir timah dengan menyebrang Sungai Manggar dengan menaiki ponton, dari ponton satu ke ponton lainnya, namun saat menyebrang korban terjatuh dengan membawa pasir timah dan tenggelam. (rel)

Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *