Urai Tiga Peran MUI di Milad ke-46, MUI Beltim Dukung PPKM Darurat

by -
Urai Tiga Peran MUI di Milad ke-46, MUI Beltim Dukung PPKM Darurat

MUI Sebagai Pelindung dan Pelayan Umat, serta Mitra Pemerintah

Penulis: su3 | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Sejak berdiri pada tanggal 7 Rajab 1395 Hijriyah / 26 Juli 1975 di Jakarta, hari ini, Senin, 16 Dzulhijjah 1442 H bertepatan dengan tanggal 26 Juli 2021, Majelis Ulama Indonesia (MUI) genap berusia 46 tahun.

Sehubungan dengan momentum berdirinya MUI, Sekretaris Umum (Sekum) MUI Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Try Mario Sandy mengungkapkan, sebagai wadah Para Ulama’, Zuama’ dan Cendikiawan Muslim, MUI memiliki 3 (Tiga) peran penting.

“Pertama, sebagai Himayatul Ummah (Pelindung Umat),” ujar Try Mario Sandy.

Menurut pria yang akrab disapa Ustadz Rio ini, sebagai Himayatul Ummah, MUI melindungi umat dari praktik-praktik kehidupan umat yang dilarang dalam Islam.

“Melindungi kaum muslimin dari konsumsi produk yang tidak jelas kehalalannya dengan penetapan Fatwa Halal oleh Komisi Fatwa MUI,” jelas Ustadz Rio.

Selain itu, lanjutnya, MUI memiliki peran menyelamatkan umat dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Hal ini dengan dibentuknya Gerakan Nasional Antinarkotika dan Obat-obatan Terlarang (Gannas Annar) oleh MUI.

Kemudian kedua, kata Ustadz Rio, peran MUI sebagai Khadimul Ummah atau Khidmatul Ummah (Pelayan Umat).

“Dan yang ketiga MUI berperan sebagai Shodiqul Hukumah atau Mitra Pemerintah,” ujarnya.

Dijelaskannya, sebagai Khadimul Ummah dan Shodiqul Hukumah, MUI memberikan banyak masukan dalam bentuk fatwa maupun rekomendasi lainnya kepada pemerintah yang kemudian diadopsi dalam kebijakan-kebijakan pemerintah berkenaan dengan aspek-aspek sosial keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

MUI Beltim Dukung Program PPKM Darurat Kabupaten Beltim

Pada Milad MUI ke-46 yang mengambil tema “Ulama, Umaro dan Masyarakat Bersatu Menghadapi Pandemi Covid-19 dan dampaknya”, MUI mengajak masyarakat bermohon kepada Allah agar dimudahkan menanggulangi Pandemi Covid-19.

“Mari kita semua memohon kepada Allah SWT agar dimudahkan dalam upaya menanggulangi pandemi Covid-19 yang melanda negeri tercinta,” ajaknya.

Kemudian Ustadz Rio juga menyampaikan bahwa MUI Beltim sangat mendukung terkait program Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten yang saat ini menjalankan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV.

“Sebagai muslim kita tidak boleh putus asa, kita harus tetap sabar, Ikhtiar dan sempurnakan do’a kita kepada yang Maha mengatur segalanya Allah Azza Wa Jalla,” kata Ustadz Rio.

“Covid mengajarkan kepada kita, untuk Taubat kembali kepada-Nya, Muhasabah berserah diri kepada-Nya serta menjaga Thoharoh Kebersihan baik Lahir maupun Bathin,” imbuhnya.

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri”

“Mari kita jaga IMAN dan IMUN kita,” pesannya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *