Momen HJKT ke-182, Sanem Senggol Kades dan Lurah Enggan Pasang Umbul-umbul

by -
Momen HJKT ke-182, Sanem Senggol Kades dan Lurah Enggan Pasang Umbul-umbul - A1 (2)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Pemukulan Gong yang dilakukan Bupati Belitung menjadi pertanda Launching Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kabupaten Belitung, Rabu (1/7/2020).

Usai Launching tatanan normal baru tersebut, dilakukan pemutaran video tentang new normal yang digelar usai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Belitung dalam rangka Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) ke 182 Tahun 2020 bertempat di Kantor DPRD Kabupaten Belitung.

Sementara itu, Bupati Belitung H. Sahani Saleh, mengatakan, pihaknya sengaja melakukan launching yang bersamaan dengan perayaan HJKT ke-182 ini. Karena selain Pemkab Belitung melakukan pengembangan pembangunan Kota Tanjungpandan, juga harus segera menerapkan kebiasaan kehidupan baru atau new normal. Terlebih, imbuhnya, untuk mengembalikan kejayaan pariwisata Belitung.

“Di sisi lain, kita harap dengan HJKT ini, tolong orang yang di Kota Tajungpandan khususnya Belitung ini sadarlah, kita ini sebagai tujuan wisata. Sehingga fitur utama dalam hal menjaga ketertiban keamanan dan kedamaian lebih-lebih kaitannya dengan new normal ini,” kata pria yang akrab disapa Sanem ini kepada jabejabe.co usai rapat, Rabu (1/7/2020).

Apalagi, kata Sanem, seperti yang terlihat saat ini, tidak ada kesadaran baik dari masyarakat maupun pihak desa/kelurahan untuk menyemarakan HJKT ke- 182 ini dengan memasang ucapan umbul-umbul yang tentunya sudah diperingatkan berulang kali. Selain itu kata Sanem, dari segi kebersihannya, ia menilai juga kurang kesadaran masyarakat serta kurangnya penerapan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Apa lagi di tengah-tengah pasar itu, tahunya mereka hanya berdagang cari duit, tidak mikir akan kebersihan. Tolonglah dalam hal ini, ya kita sama-same menjaganya,” tegasnya.

Sebab lanjutnya, segala pekerjaan yang tidak beres, selama ini selalu menyalahkan pemerintah. Untuk itu, ia berharap agar di HJKT ke 182 ini, bisa menjaga satu sama lain.

“Saling menjaga, inilah yang kita harapkan, selama ini salah pemerintah katanya, jadi janganlah seperti itu lagi. Kita sama-sama berkemaslah, menjaga sama-sama semuanya,” pesannya.

Sanem menilai, maju tidaknya perekonomian Belitung, terkhusus untuk pariwisata itu dilihat dari masyarakat itu sendiri. Sebab, jika masyarakat tidak mengikuti aturan new normal ini, orang luar pun akan takut untuk datang ke Belitung.

“Bahkan kalau dia (pengunjung) datang ke Belitung, dia akan meniru prilaku seperti itu. Jadi kita berikan kesadaran, maju mundurnya sebetulnya kita yang rasakan bukan orang lain, terutama pada masa new normal ini,” ujarnya.

“Orang luar kan akan lihat pola kita di sini, kalau kita tidak patuh protokol kesehatan, mereka akan datang sekali dan tidak mau balik lagi. Jadi kita harapkan jangan seperti itu. Intinya segenap masyarakat tolong secara sadar, secara ikhlas, secara sukarela untuk mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah,” tambahnya lagi.

Reporter: Faizal
Editor: sue