Miliki Gejala Klinis Covid-19, Pekerja Bangunan Asal Grobongan, di Tanjungpandan Ditetapkan sebagai PDP dan Diisolasi di RSMJ

oleh -
Miliki Gejala Klinis Covid-19, Pekerja Bangunan Asal Grobongan di Tanjungpandan Ditetapkan sebagai PDP dan Diisolasi di RSMJ (1)
Ilustrasi (net)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Seorang laki-laki berusia 37 tahun, asal Grobogan Jawa Tengah, yang sedang melakukan pekerjaan bangunan di Tanjungpandan, ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni pasien 1092, karena memiliki tanda dan gejala klinis terkait Covid-19.

PDP adalah seseorang yang memiliki gejala panas badan dan gangguan saluran pernapasan. Gangguan saluran pernapasan itu bisa ringan atau berat, serta pernah berkunjung ke atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan Covid-19.

PDP berusia 37 tahun tersebut yakni pasien 1092 yang diketahui sedang melakukan pekerjaan bangunan di Tanjungpandan.

Direktur UPT RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung, dr. Hendra, mengatakan, pasien 1092 tersebut bukanlah kluster Bangladesh. Melainkan dari daerah Jawa dan hendak pulang usai bekerja sebagai pekerja bangunan.

“Pasien 1092, yaitu seorang laki-laki berusia 37 tahun, asal Grobogan, Jawa Tengah yang sedang melakukan pekerjaan bangunan di Tanjungpandan, ditetapkan PDP karena memiliki tanda dan gejala klinis terkait Covid-19,” kata dr. Hendra dalam press release, Kamis (28/5/2020).

Saat ini, pasien 1092 langsung diisolasi di RSMJ bersama pasien lainnya, sambil menunggu hasil uji PCR yang akan dilakukan pada hari Sabtu 30 Mei 2020 dan Minggu 31 Mei 2020.

“Dengan hasil pemeriksaan hari ini, pusat deteksi dan isolasi Covid-19 RSUD dr. H. Marsidi Judono sedang merawat 9 pasien yang terdiri atas 6 pasien positif Covid19, 1 ODP dengan rapid test reaktif dan 2 orang PDP,” jelasnya

 

Reporter: Faizal
Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Hingga Kini Jumlah Kasus Positif Covid-19 Belitung Selesai Karantina 18 Orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *