Menarik, Begini Tanggapan Anggota Dewan Pembina Perludem pada Kasus yang Dihadapi Amel

by -
Menarik, Begini Tanggapan Anggota Dewan Pembina Perludem pada Kasus yang Dihadapi Amel

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Anggota Dewan Pembina, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini, S.H, M.Hum., hadir secara virtual dalam sidang tindak pidana Pemilu/ Pilkada di Pengadilan Negeri Tanjungpandan atas Terdakwa Syarifah Amelia pada Jumat, 27 November 2020 lalu.

Hadir sebagai Ahli Pemilu, Direktur Eksekutif Perludem priode Juli 2010 – Agustus 2020 ini berpendapat Lembaga Negara (LN) Penyelenggara Pemilu membawa peranan pelayanan atas nama negara, jadi negara adalah institusi yang kuat. Karenanya ia menilai tidak perlu merasa lemah hanya karena pernyataan-pernyataan publik yang dianggap kemudian mencederai perasaan dan lain sebagainya.

“Kalau boleh saya rujuk, karena saya mengikuti proses pemilu sejak tahun 1999. Terakhir saja Pemilu 2019, berapa banyak tuduhan pemilu curang yang dilakukan oleh, bahkan calon presiden,” kata Titi.

Titi pun mempersilahkan jika kuasa hukum Amelia ingin mem-browsing pernyataan salah satu calon presiden tersebut.

“Saya tidak akan mengakui hasil pemilu curang,” ujar jebolan Magister Hukum, Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini menirukan pernyataan yang dimaksud.

Karenanya, menurut Titi, jika setiap aparatur negara mempersonalisasi hasil kerjanya dengan perasaan – perasaan ketersinggungan, jangan-jangan mayoritas dari pemilih bisa masuk penjara.

Apalagi, imbuh Titi, ini berkaitan dengan misalnya kesadaran pengetahuan politik dan lain sebagainya. Kemudian, lanjutnya, semangatnya sekarang terkait, misal dengan literasi digital untuk lebih membangun literasi ketimbang pendekatan pemidanaan.