Membalong

by -
Membalong

Letak Geografi dan Luas Wilayah Kecamatan Membalong

JABEJABE.co –  Membalong merupakan nama salah satu kecamatan di Kabupaten Belitung, Provnsi Kepulauan Bangka Belitung. Pusat Pemerintahan Kecamatan Membalong terletak di Desa Membalong. Adapun Kecamatan Membalong memiliki luas 91.037 hektar atau kurang lebih 910,37 kilometer persegi.

Kecamatan Membalong merupakan wilayah kepulauan terdiri dari 36 buah pulau besar dan kecil. Berikut ini batas-batas wilayah Kecamatan Membalong.

Sebelah Utara Kecamatan Membalong berbatasan dengan Kecamatan Badau Kabupaten Belitung. Kemudian sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Dendang Kabupaten Belitung Timur, dan sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Jawa. Dan sebelah Baratnya berbatasan dengan Selat Gaspar.
 

 

Keadaan Alam

Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung terkenal dengan pantai yang indah serta lautnya yang kaya dengan hasil ikan. Salah satu pantai yang indah tersebut adalah Pantai Penyabong. Pantai ini terletak di Desa Padang Kandis.

Selain sebagai destinasi bagi kunjungan wisata, Pantai Penyabong juga berfungsi sebagai tempat berlabuhnya perahu-perahu nelayan lokal.

Sebetulnya tak hanya Pantai Penyabong, pantai-pantai yang juga memiliki keindahan di Kecamatan Membalong diantaranya Pantai Batu Lobang dan Pantai Teluk Gembira di Desa Padang Kandis, Pantai Cepun, serta pantai lainnya.

Wilayah Administratif

Guna membawa dampak positif bagi masyarakat, pembangunan di daerah harus menciptakan kondisi yang terus tumbuh searah. Pengembangan serta pembangunan kapasitas daerah dalam bidang kesejahteraan, keamanan, dan ketertiban masyarakat akan menyebar secara merata.

Sebelum mengimplementasikan pembangunan suatu daerah, tentunya dibutuhkan perencanaan yang baik dalam rangka mengetahui permasalahan yang akan dikembangkan dalam suatu daerah.

Wilayah Pembangunan

Kecamatan Membalong dengan luas 91.037 hektar atau kurang lebih 910,37 kilometer terdiri dari 12 desa, diantaranya:

DesaJumlah PendudukLuas (Km2)
Pulau Seliu1.11215,30
Membalong4.776108,68
Mentigi1.38832,20
Tanjung Rusa2.21650,30
Kembiri2.517140,10
Perpat1.83897,00
Lassar3.422124,80
Simpang Rusa2.872148,62
Bantan2.418114,75
Pulau Sumedang5570,50
Gunung Riting1.36228,00
Padang Kandis1.29650,12
Penduduk

Jumlah penduduk Kecamatan Membalong pada tahun 2019 berjumlah 25.774 jiwa. Hal ini menunjukkan peningkatan jumlah penduduk dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 453 jiwa atau sebesar 1,79 persen.

Penduduk di Kecamatan Membalong terdiri dari 13.305 laki-laki atau sebesar 51,62 persen dan 12.469 perempuan atau sebesar 48,38 persen. Hal tersebut menunjukkan jumlah penduduk laki-laki lebih besar dari pada perempuan.

Kepadatan penduduk di Kecamatan Membalong pada tahun 2019 tidak mengalami perubahan dibandingakan tahun 2018 yaitu 28 jiwa per kilometerpersegi dengan penyebaran penduduk yang tidak merata.

Hal tersebut bisa dilihat dari populasi 6 (enam) desa dengan kepadatan di atas 40 jiwa per kilometer persegi, yaitu Pulau Seliu, Membalong, Mentigi, Tanjungrusa, Pulau Sumedang dan Gunung Riting yangh lebih besar dibandingkan desa lainnya dengan kepadatan penduduk kurang dari 30 jiwa per kilometer persegi.

Pendidikan

Pada tahun 2019 terdapat 10 unit Taman Kanak-kanak di Kecamatan Membalong. Lokasi sekolah TK ini tersebar di Pulau Seliu, Membalong, Kembiri, Perpat, Simpang Rusa, Bantan, Pulau Sumedang, Gunung Riting dan Padang Kandis.

Kemudian, terdapat 31 unit Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di seluruh desa. Penyebaran SD di seluruh desa diurutkan dari jumlah terbanyak, diantaranya berada di Desa Membalong dan Lassar yang mempunyai 6 unit SD. Sedangkan desa-desa yang hanya memiliki 1 (Satu) unit SD adalah Mentigi, Perpat, Pulau Sumedang dan Gunung Riting. Kecamatan Membalong juga memiliki 1 (Satu) unit Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) yang hanya terdapat di Desa Membalong.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdapat di empat yaitu: Pulau Seliu, Membalong, Perpat, dan Lassar. Selanjutnya Sekolah Menegah Atas (SMA) di Kecamatan Membalong hanya terdapat satu unit SMA Negeri dan berada di Desa Membalong.

Kemasyarakatan

Kehidupan bermasyarakat di Kecamatan Membalong kini berangsur-angsur telah menjadi lebih baik. Hal ini bisa dilihat dari telah terbentuknya berbagai organisasi sosial yang menyatukan setiap orang berdasarkan kelompok umur dan bisa juga berdasarkan sarana olahraga yang disediakan setiap desa untuk mengakomodasi kebutuhan setiap warga masyarakat.

Pertanian

Sektor pertanian dalam struktur perekonomian di Kecamatan Membalong merupakan salah satu faktor dominan di samping sektor Perikanan. Oleh karena itu, pembangunan perekonomian diutamakan di daerah pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Berbagai program pembangunan di sektor pertanian yang sudah dilaksanakan seperti program intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi dan rehabilitasi.

Program pembangunan di sektor pertanian bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani dan memeratakan pembangunan pedesaan.

Hortikultura

Hasil produksi buah-buahan tertinggi di Kecamatan Membalong pada tahun 2019 adalah komoditi durian yaitu 3.000 ton. Kemudian produksi buah mangga sebanyak 1020 ton, jeruk 170 ton, pisang 69 ton, papaya 24 ton, dan salak 24 ton.

Perkebunan

Usaha perkebunan di Kecamatan Membalong merupakan tanaman perkebunan yang dikelola masyarakat. Jenis komoditi tersebut diantaranya: Karet, Kelapa, Aren, Lada dan Kelapa Sawit.

Produksi tanaman perkebunan rakyat tertinggi didominasi oleh tanaman lada mencapai 3.357,70 ton disusul oleh kelapa sawit yang mencapai 1.856,40 ton. Terjadi peningkatan produksi untuk beberapa jenis tanaman perkebunan rakyat selama tahun 2019.

Peternakan

Populasi unggas di Kecamatan Membalong pada tahun 2018 terdiri dari ayam kampung dan itik. Populasi hewan ternak unggas di Kecamatan Membalong pada tahun 2018 megalami penurunan populasinya dibanding tahun sebelumnya.

Industri

Industri di Kecamatan Membalong secara kuantitas masih didominasi oleh industri kecil dengan skala industri rumah tangga.

Industri kerajinan rumah tangga merupakan industri yang mengolah hasil agro industri, perikanan, perkebunan dan hasil laut. Sedangkan industri kecil berupa gula aren, kerupuk ikan, keripik singkong, dan lain-lain.

Indusrti berukuran menengah dan sedang antara lain industri pengolahan pengolahan kayu sengon, industri CPO dan industri pengolahan pasir timah.

Sarana Perekonomian

Pada akhir Desember 2019 di Kecamatan Membalong memiliki satu pasar umum. Pasar ini berada di Desa Membalong. Selain itu, terdapat empat minimarket, 380 buah toko/ warung kelontong, 68 buah warung/ kedai makanan dan tujuh restoran/ rumah makan.

Lembaga Keuangan

Terdapat beberapa Lembaga Keuangan yang ada di Kecamatan Membalong, yaitu tiga Koperasi Unit Desa (KUD), 22 Koperasi lainnya, dan tiga Bank.

Pariwisata

Kecamatan Membalong memiliki potensi wisata yang sangat besar. Hamparan pasir putih, bebatuan granit dengan mozaik nan indah serta deburan air laut yang jernih dengan terumbu karang dan pulau-pulau kecil lainnya pastilah menarik bagi wisatawan dalam negeri dan mancanegara.

Obyek wisata tersebut antara lain, Pantai Batu Lubang, Pantai Penyabong, Pantai Teluk Gembira dan pantai- pantai lainnya.

Kabupaten Belitung memiliki potensi wisata bahari dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan pendapatan daerah, di samping objek wisata lainnya, seperti objek wisata sejarah dan acara adat khas Belitung.***

Referensi

Kecamatan Membalong dalam Angka 2020 (2020, 28 September) Badan Pusat Statistik Kebupaten Belitung, diakses melalui https://belitungkab.bps.go.id/publication/2020/09/28/87a2f14d9898558b2a95d5bb/kecamatan-membalong-dalam-angka-2020.html pada tanggal 19 Desember 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *