Vlog Helena “Membaca Bisa Menggenggam Dunia” Harumkan Babel di Ajang Nasional Vlog Pustekom Kemdikbud 2021

by -

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Angin prestasi kembali berhembus di SMA Negeri 1 Manggar. Lewat video blogging atau lebih dikenal dengan vlog, Helena Nuryatul Hafifah beserta tim berhasil menorehkan prestasi pada Senin (22/02/2021).

Helena keluar sebagai juara favorit kedua dalam lomba vlog dengan tema “Budaya Membaca Dirumah”. Berlangsung sejak tanggal 11-20 Februari 2021, lomba yang diselenggarakan oleh Pusat Data dan Teknologi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekom) tersebut terbuka untuk umum dengan total 138 peserta dari seluruh Indonesia.

Mengangkat judul “Membaca Bisa Menggenggam Dunia”, Helena berhasil memukau juri dengan tatanan visual dan audio yang menarik. Selain itu, Helena juga dapat menampilkan aktivitas membaca di rumah, resume terhadap suatu bacaan, dan testimoni mengenai film “Melukis Pantai” dengan baik sesuai syarat lomba yang diberikan. Hal-hal tersebutlah yang membuat Helena menjadi favorit kedua dewan juri dalam lomba vlog tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur sekali dapat kembali menjadi juara di tingkat nasional,” ucap Helena.

Siswa kelas XI ini mengaku sedikit terkejut dapat menjadi salah satu yang terbaik di ajang tersebut, mengingat banyaknya peserta yang luar biasa dari seluruh Indonesia.

“Sempat pesimis awalnya karena memang saingannya banyak banget. Namun berkat dukungan dari sekolah, orang tua, guru, serta teman-teman, saya dan tim dapat meraih predikat favorit kedua ini,” ujar Helena.

Siswa yang beberapa kali memenangkan lomba serupa ini juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung.

“Tentunya terima kasih yang sebesarnya untuk mentor saya, Bapak Muhendy dan teman-teman tim yang luar biasa. Semoga kedepannya semakin banyak prestasi yang dapat mengharumkan nama SMA Negeri 1 Manggar dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” pungkas Helena.

Disadari atau tidak, suatu vlog yang baik tidak hanya bergantung dengan talent, namun ada peran videographer dan editor yang handal dibalik itu semua. Mereka adalah Rifky Willian Padoma dan M. Faisal Syanil yang dengan apiknya membantu Helena merekam serta menata vlog tersebut. Rifky yang ditemui setelah pengumuman pemenang mengaku benar-benar bersyukur. Ia juga tidak menyangka dapat menjadi salah satu yang terbaik di lomba ini.

“Bersyukur sekali pastinya, karena memang kami awalnya cuma coba-coba, tapi Alhamdulillah berakhir juara,” ucap Rifky.

Tidak hanya itu, ia juga mengaku benar-benar bangga dapat menjadi juara favorit dalam kompetisi ini. Hal tersebut juga diamini oleh Faisal yang mengaku ini adalah pencapaian luar biasa bagi dirinya.

“Yang pasti sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung. Prestasi ini merupakan capaian yang luar biasa buat saya,” tutup Faisal.

Helena dan tim mungkin saja tidak dapat menampilkan yang terbaik, tanpa didampingi oleh mentor yang hebat. Dia adalah Muhendy, guru seni budaya SMAN 1 Manggar yang memang sangat membantu Helena dan tim dalam lomba ini. Ditemui diruangannya, Muhendy juga sangat berysukur dapat dipercaya membimbing tim vlog ini.

“Puji syukur saya kembali dapat menjadi mentor dan berhasil membawa siswa meraih predikat juara nasional. Semoga prestasi ini dapat menjadi semangat untuk terus berkarya dan berprestasi buat mereka,” ucap Muhendy.

Ia juga berharap kedepan prestasi ini dapat menjadi motivasi siswa lainnya untuk terus berprestasi walaupun sedang dalam masa pandemi.

Ucapan selamat dan rasa bangga yang luar biasa juga dilontarkan oleh kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin.

“Saya benar-benar bangga dan sangat terharu atas capaian ini. Bagaimana tidak? Tim ini berhasil menjadi satu-satunya perwakilan dari pulau Sumatera yang berhasil meraih prestasi,” ucap Sabarudin.

Beliau juga tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada guru pembimbing dan seluruh pihak yang mendukung.

“Keberhasilan ini adalah kebanggaan kita bersama. Saya benar-benar sangat berterima kasih kepada Helena dan tim dan guru pembimbing yang mempersembahkan prestasi ini ke SMA Negeri 1 Manggar,” ucap Sabarudin.

Selain itu, Sabarudin juga secara khusus berterima kasih atas kerjasama orang tua Helena yang bersedia menjadi talent dalam vlog tersebut.

“Tidak lupa secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada orang tua Helena atas kerjasamanya dalam pembuatan vlog ini. Hal ini merupakan bentuk dukungan yang memang sangat diperlukan dari setiap orang tua,” pungkas Sabarudin. (*/)