Maskapai via OTA Mulai Jualan Tiket ke Belitung? Isyak: Gila Bener

oleh -
Maskapai via OTA Mulai Jualan Tiket ke Belitung, Isyak Gila Bener (1)
Ilustrasi (net)

TANJUNGPANDAN, JABEJABE.co – Terkait maraknya pemberitaan di berbagai media nasional serta adanya beberapa Online Travel Agent (OTA) yang sudah mulai menjual tiket pesawat ke Belitung di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat ini, nampaknya masih menuai polemik.

Pemerintah pusat menyebut Indonesia saat ini bersiap menghadapi situasi new normal, yang mana objeknya meliputi aktivitas masyarakat seperti pasar rakyat, hingga tempat pariwisata akan dibuka kembali dengan penerapan disiplin protokol kesehatan. Walau demikian, nampaknya Pemerintah Kabupaten Belitung masih belum berani untuk membuka ‘Pintu Gerbang’, Apalagi sejak trauma bertambahnya 3 pasien positif Covid-19 dari cluster Bangladesh.

Sebagaimana diketahui 3 cluster Bangladesh tersebut merupakan mereka yang sebelumnya pernah ke Bangladesh selanjutnya pulang ke Indonesia dan berada di Jakarta. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan pulang dari Jakarta (CGK) ke Tanjungpandan (TJQ) pada penerbangan pertama dan terakhir 16 Mei 2020 lalu selama pandemi Covid-19.

Hal tersebut juga diperkuat oleh Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie yang mengatakan, walaupun banyak OTA yang sudah berjualan, namun pihaknya masih belum membuka ‘Pintu gerbang Belitung’ baik itu moda transportasi laut maupun udara.

Dikatakannya, saat ini Pemerintah Kabupaten Belitung tengah mengevaluasi secara ketat kebijakan tersebut, walaupun penjualan tiket oleh maskapai melalui online sudah dimulai.

“Belum. Masih kita evaluasi ketat. Maskapai dan lain-lain sudah jualan. Gila bener,” demikian respon Isyak saat ditanya jabejabe.co melalui pesan whatsapp terkait kebijakan akses masuk dan keluar Pulau Belitung di tengah pandemi Covid-19, Kamis (28/5/2020).

Saat ini, Pemkab Belitung tengah mengupayakan agar menerapkan kebijakan one way (satu arah). Dengan demikian Jakarta – Belitung sementara tidak ada penerbangan, sampai pusat memutuskan Belitung siap menghadapi situasi New Normal, terkhusus untuk sektor pariwisata.

Baca Juga:  Diduga Kehabisan Obat Jantung, Jauhari Ditemukan Terlentang Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

“Sampai waktu pusat menetapkan dibukanya wisata dengan protokol keta, baru kita minta maskapai terbang dua arah,” tukasnya.

Reporter: Faizal
Editor: sue

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *