Libatkan Pawang, Korban Terkaman Buaya di Sungai Pice Akhirnya Ditemukan

by -
Libatkan Pawang, Korban Terkaman Buaya di Sungai Pice Akhirnya Ditemukan
Korban saat dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan, Senin (13/6/2021). Foto: Ist. Basarnas Kep. Belitung.

Pencarian Tim SAR Gabungan Dibantu Pawang Buaya

Penulis: su3 | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Tim SAR Gabungan pencarian korban terkaman buaya di Sungai Pice Gantung Kab. Belitung Timur akhirnya berhasil menemukan korban atas nama Edi Pradesa (42) asal Kecamatan Gantung. Dalam upaya pencarian, Tim SAR Gabungan juga mendapat bantuan dari Pawang Buaya.

Menurut Danpos Basarnas Kep. Belitung, Rahmatullah Hasyim, korban ditemukan sekira 20 meter dari Jembatan Gantung pada pukul 13.49 WIB.

Dikatakan Rahmat, korban kemudian segera dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan selanjutnya segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Belitung Timur untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Basarnas Kep. Belitung yang mendapat informasi adanya orang diterkam buaya di Sungai Pice dari Febri, pihak BPBD Kab. Belitung Timur, dan pihaknya segera melaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang.

Mendapatkan informasi tersebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Fazzli, S.A.P segera membuka Operasi SAR Gabungan dan memberangkatkan 1 Tim Rescue Pos SAR Belitung menuju lokasi kejadian.

Pencarian di Empat Titik Koordinat Sempat Nihil Selama Dua Jam

Informasi yang dirangkum jabejabe.co berdasarkan keterangan dari warga yang sedang mencari ikan di Sungai Pice, Saat itu, warga mendengar suara meminta tolong dan melihat percikan air di Sungai Pice. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 05.30 WIB.

Pencarian yang dilakukan oleh Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kep. Belitung, BPBD Beltim, Tagana, Masyarakat dan keluarga korban menggunakan Rubberboat Basarnas dan Rubberboat BPBD.

Danpos Basarnas Kep. Belitung Rahmatullah Hasyim menyebutkan, pihaknya melakukan pencarian terhadap korban yang bernama Edi Pradesa (42), warga asal Kecamatan Gantung dimulai pukul 10.00 WIB atau selama dua jam, dan pada pukul 12.00 Wib,  Tim SAR Gabungan kembali ke posko SAR Gabungan dengan hasil pencarian masih nihil.

Menurut Rahmat, Tim SAR Gabungan akan kembali melanjutkan pencarian di empat titik koordinat yang sudah ditentukan pada pukul 13.00 WIB sesuai rencana operasi.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan sempat melakukan pencarian di empat titik koordinat sebagai berikut; 2°57’53.00″S 108°10’9″E, 2°57’56.00″S 108°10’7″E, 2°57’34.00″S 108° 9’53″E, dan 2°57’35.00″S 108° 9’56″E. Sementara itu luas area pencarian yakni 1 NM2.***

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *