Launching BHABIN BAIK, Aiptu Heriyadi Berbagi di Hari Guru Nasional

oleh -
Launching BHABIN BAIK, Aiptu Heriyadi Berbagi di Hari Guru Nasional
Kolase - Kiri: Spanduk Launching Program Inovasi BHABIN BAIK. Kanan: Spanduk Ucapan Hari Guru Nasional ke-76.

BELITUNG, JABEJABE.co – Dalam rangka memperingati Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November, Bhabinkamtibmas Desa Badau Polsek Badau Polres Belitung, Aiptu Heriyadi menyerahkan plakat kepada 6 (Enam) kepala sekolah di Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Jumat (26/11/2021).

Selain itu, dalam acara yang digelar di SD negeri 2 Badau ini, Aiptu Heriyadi juga memberikan bantuan baju sekolah dan alat tulis bagi 38 siswa yang merupakan perwakilan tiap SD se-Desa Badau.

“Nanti akan ada juga penyerahan 38 gelas air minum berlogo 76 Hari Guru Nasional,” ujar Iptu Hariyadi, Kamis (25/11/2021).

Ternyata tak cukup sampai di situ, selain baju sekolah dan alat tulis, kepada 38 siswa sekolah dasar tersebut akan diberikan bingkisan.

Launching BHABIN BAIK

Kegiatan yang dilakukan dalam momentum hari guru ini merupakan bagian dari rangkaian Launching Program Iptu Heriyadi selaku Bhabinkamtibmas Desa Badau yang bertajuk Inovasi BHABIN BAIK.

BHABIN atau Bhabinkamtibmas merupakan akronim dari Bhayangkara Pembina keamanan dan keteriban. Sementara itu BAIK adalah singkatan dari Belajar, Aspiratif, Inklusif, dan Kontekstual.

Untuk diketahui, kegiatan inovatif dan kreatif dari Bhabinkamtibmas Desa Badau ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas anak muda Indonesia. Di samping itu, penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian terhadap seluruh tingkatan masyarakat untuk menciptakan budaya peduli dengan sesame, serta layanan inovatif dari Bhabinkamtibmas Desa Badau.

Berikut ini pengertian BAIK atau Belajar, Aspiratif, Inklusif, dan Kontekstual.

1. Belajar suatu kegiatan untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Belajar juga merupakan sesuatu yang dilakukan untuk menguasai hal tertentu.

2. Aspiratif adalah sikap di mana seseorang memberikan masukan atau petuah yang bermanfaat dan membuat pendengarnya merasa mendapatkan sesuatu atau bisa disebut mendapat “ilham”.

3. Inklusif adalah sebagai sebuah masyarakat yang mampu menerima berbagai bentuk keberagaman dan keberbedaan serta mengakomodasinya ke dalam berbagai tatanan maupun infrastruktur yang ada di masyarakat.

4. Kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengkaitkan antara materi yang diajarkanya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *