Lanjutan Tahapan Pilkada, KPU Beltim Rekrut 248 Orang Untuk PPDP

oleh -
Lanjutan Tahapan Pilkada, KPU Beltim Rekrut 248 Orang Untuk PPDP (2)
Komisioner KPU Beltim, Asrikhah.

MANGGAR, JABEJABE.co – Setelah resmi mengaktifkan kembali panitia adhoc Panitia Pemilih Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara pada 15 Juni 2020 kemarin, KPU Belitung Timur akan melanjutkan tahapan Pilkada Serentak yang tertunda, yakni Pembentukan Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP).

Pembentukan PPDP akan berlangsung dari 24 Juni hingga 14 Juli 2020. KPU Beltim akan merekrut 248 orang PPDP untuk seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Beltim.

Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Beltim, Asrikhah, mengatakan, petugas PPDP akan bertugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) 2019 lalu akan divalidasi dengan data rill di lapangan.

“Kita mulai rekruitmennya minggu depan, 24 Juni 2020. Nanti yang bentuk kawan-kawan dari PPS, jumlahnya 248 orang, jadi tiap satu RT satu PPDP,” kata Rika panggilan sehari-hari Asrikhah, kepada media di ruang kerjanya, (16/6/2020).

Jika biasanya coklit dilakukan dari rumah ke rumah (door to door), maka saat pandemic COVID 19 ini PPDP cukup melakukan penguatan validasi data yang ada di Ketua RT. Meski begitu, Rika menyatakan Petugas PPDP tidak mesti harus seorang ketua RT.

“Nanti kan bisa minta rekomendasi dari ketua RT siapa yang akan ditunjuk menjadi PPDP. Syaratnya tidak boleh terlibat partai politik, sehat jasmani dan rohani, independen, dan yang jelas harus bisa baca tulis,” ungkap Rika.

Namun jika sampai ada keraguan terhadap identitas pemilih, PPDP dapat mendatangi pemilih dan beratatap muka langsung akan tetapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID 19.

Selain itu, di saat pandemi ini juga bimbingan teknis (bimtek) berjenjang mengenai teknis coklit harus dilakukan dengan metode daring atau online. Namun jika sarana dan prasarana kurang memadai maka bimtek tatap muka diperbolehkan, tapi tetap harus mematuhi prokotol kesehatan.

“Kalau sarana dan prasarananya tidak ada kita bisa tatap muka. Namun tetap harus jaga jarak dan pesertanya tidak boleh banyak, maksimal 20 orang,” jelas Rika.

Baca Juga:  Kampong Reklamasi Selinsing, PT Timah Tbk Hadirkan Destinasi Wisata Baru di Negeri Laskar Pelangi

Setelah terbentuk, PPDP akan bekerja selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. (rel)/@2!)

Editor: sue

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *