Lahan Eks Tambang jadi Pertanian, BUMDes di Burong Mandi Panen hingga Tonan

by -
Lahan Eks Tambang jadi Pertanian, BUMDes di Burong Mandi Panen hingga Tonan
Hasil panen pertanian dari lahan eks tambang yang dikelola oleh BUMDes Maju Bersama Desa Burong Mandi. Foto: Ist. Humas PT Timah Tbk.

Sebagian Masyarakat Sudah Gantungkan Ekonomi di Pertanian dari Lahan Eks Tambang

Penulis: */ | Editor: su3

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – PT Timah Tbk bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Bersama, Desa Burong Mandi, Kabupaten Belitung Timur memanfaatkan lahan eks tambang untuk menanam tanaman pangan. Hal ini guna Mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui BUMDes.

Apa yang ditanam, itulah yang dituai, kerjasama tersebut sungguh membuahkan hasil, kini BUMDes Maju Bersama sudah memanen ratusan hingga ribuan kilogram berbagai jenis tanaman pangan.

“Adapun hasil tanaman dan buah yang dipanen seperti buah semangka, jagung, melon, cabai, bawang merah, terong dan lain-lainnya. Hasil panen semangka mencapai 1 (Satu) ton lebih, jagung hampir 500 kilogram namun belum semua dipanen, melon baru sekitar 30 kilogram, bawang merah sekitar 50 kilo dan masih ada yang belum dipanen,” ujar Nurdin, Direktur BUMDes Maju Bersama Desa Burung Mandi Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur.

Lebih lanjut dikatakan Nurdin, aktivitas pemanfaatan lahan eks tambang oleh Bumdes ini membantu masyarakat, karena tenaga kerja pun berasal dari masyarakat sekitar.

Ia juga menyebutkan bahwasannya jumlah tenaga kerja yang ada diperkebunan sebanyak tujuh orang. Mereka memanfaatkan lahan sekitar dua hektar itu menjadi area perkebunan pertanian terpadu.

“Manfaat program PPM ini sungguh terasa, sebab kawan-kawan yang ada dalam itu menggantungkan perekonomian berdasarkan hasil lahan itulah,” kata Nurdin.

Saat ini, lanjut Nurdin, pengelolaan lahan eks tambang tersebut bukan hanya sekadar pekerjaan sampingan, namun bisa dikatakan sudah menjadi pekerjaan utama.

“Untuk sayur-sayuran kan dibawa masyarakat ke pasar, dan itukan ada ujungnya (Untung, Red) untuk mereka meskipun hanya Rp 2 ribu,” sebutnya.

Kemudian, kata dia, apabila hasil panen itu dijual ke masyarakat sekitar, otomatis harganya berbeda dari pasar, dan dari keuntungan tersebut tentu bisa membantu meringankan ekonomi masyarakat.

Ke depan, Nurdin harap keberhasilan ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnnya untuk mengelola lahan eks tambang.

“Petani yang ada saat ini akan dibuatkan kebun atau dijadikan petani mandiri, namun masih dalam di bawah naungan Bumdes. Mereka pun aka diedukasi (Diberi pelajaran) untuk berkebun, dan memanfaatkan lahan yang ada,” terangnya.

Untuk diketahui, Program CSR PT Timah Tbk, dalam hal ini Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Timah melalui UPTP Batu Besi memberdayakan masyarakat sekitar tambang.

Pemberdayaan yang dilakukan PT Timah diantaranya memberikan pelatihan, pendampingan, serta bantuan sarana dan prasarana bagi BUMDes untuk mengembangkan kawasan pertanian terpadu.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *