Pemprov Babel via BNI Tanjungpandan Gulirkan Program KUR Penggemukan Sapi Potong

oleh -
Pemprov Babel via BNI Tanjungpandan Gulirkan Program Penggemukan Sapi Potong (1)
Kepala Cabang BNI Tanjunpandan, Dody Supriadi saat memberikan penjelasan terkait Program KUR Penggemukan Sapi Potong kepada masyarakat, Sabtu (13/3/2021) Foto: Mondox/ jabejabe.co

BELITUNG,JABEJABE.co – Guna meningkatkan perekonomian masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), BNI Tanjungpandan mensosialisasikan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) penggemukan sapi potong kepada petani dan peternak.

Pertemuan yang digelar di Kantor UPT. PU. Provinsi Kep. Babel Jalan A. Yani Kelurahan Lesungbatang Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung tersebut diikuti oleh petani dan peternak di Kabupaten Belitung, Sabtu (13/3/2021).

Gubernur Prov. Kep. Babel, Erzaldi Rosman mengatakan Program KUR penggemukan sapi potong Pemprov Kep. Babel melalui BNI Tanjungpandan ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh petani.

“Jika program penggemukan sapi potong tersebut berhasil, maka nantinya akan dapat mendukung ketahanan pangan di Belitung dan meningkatkan ekonomi khususnya peternak Sapi Belitung,” kata Erzaldi.

Sementara itu Kepala Cabang BNI Tanjunpandan, Dody Supriadi menyampaikan, program KUR penggemukan sapi potong ini merupakan yang pertama kalinya di Belitung.

Karena ini baru pertama kali, imbuh Dody, semoga bisa membantu peternak guna untuk meningkatkan perekonomiannya.

Selain itu, menurut Dody program ini diharapkan bisa melatih kemampuan masyarakat Babel dalam berusaha, sekaligus untuk berhubungan baik dengan Bank, walaupun dalam hal ini sudah difasilitasi oleh dinas terkait.

Dijelaskannya, Program KUR ini dilaksanakan dengan jangka waktu selama enam bulan dengan sistem Yarnen atau bayar setelah panen.

Jadi misalnya, terang Dody, selama periode penggemukan kurang lebih 5 (Lima) sampai dengan 6 (Enam) bulan, petani tidak diwajibkan untuk membayar angsuran pokok dan bunganya.

“Namun, setelah sapi itu terjual, barulah petani membayar KUR tersebut dengan jumlah pokok plus bunga 6%,” kata Dody seraya juga mengatakan dalam program ini BNI memberikan pinjaman kisaran Rp50juta bagi setiap peternak.

Untuk diketahui, para petani tidak sepersen pun mendapatkan dana tersebut (Dalam bentuk uang), karena dana tersebut akan langsung disalurkan dalan bentuk sapi, serta akomodasi lainnya untuk proses penggemukan sapi tersebut.

Dody pun menekankan bahwa Program KUR penggemukan sapi potong ini hanya ditujukan kepada petani dan peternak yang benar-benar ingin berusaha.

“Adapun syarat untuk petani peternak ini adalah mereka yang belum pernah macet, atau menunggak di bank, dalam artian lolos checking Bank,” tutup Dody.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *