Kunker ke TB Batu Besi PT Timah di Damar, DPRD Beltim Sorot TAD dan Lingkungan Hidup

oleh -
Kunker ke TB Batu Besi PT Timah di Damar, DPRD Beltim Sorot TAD dan Lingkungan Hidup (2)

DAMAR, JABEJABE.co – Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, SE, MM bersama Anggota DPRD Beltim Akhiruddin, A.Md, Marwan, Suparman, Koko Haryanto, S.IP, Sunarjo, Drs. Husaini Rasyid, M.Si dan Mirza Saputra melakukan kunjungan kerja ke TB. Batu Besi PT Timah Tbk. yang berlokasi di Desa Mengkubang Kecamatan Damar, Rabu (5/8/2020).

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan kelembagaan serta menindaklanjuti pengaduan dan aspirasi masyarakat terkait permasalahan ketenagakerjaan dan lingkungan hidup.

Anggota Komisi III DPRD Beltim, Koko Haryanto, S.IP mengatakan bahwa persoalan ketenagakerjaan mencuat akibat adanya Tenaga Alih Daya (TAD) yang tidak diperpanjang lagi kontraknya.

Seperti kita ketahui bersama bahwa dibukanya TB. Batu Besi oleh PT Timah dengan komitmen dipekerjakannya penduduk lokal sebagai Tenaga Kerja Alih Daya.

“Persoalan yang disepakati di awal masuknya TB. Batu Besi adalah menyangkut tenaga kerja, akan berapa banyak yang terserap, jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton saja, itulah ruhnya,” ungkap Anggota DPRD Belitung yang akrab disapa Koko ini.

Politisi Partai Bulan Bintang ini mengatakan, apabila dari dulu masukkan perusahaan plat merah tersebut tanpa membuka lapangan kerja bagi penduduk lokal, maka perusahaan tersebut tidak mungkin mendapat dukungan pada waktu itu.

“Namun kami juga memaklumi bila ada persoalan yang terjadi ditengah mewabahnya virus corona yang berdampak pada beberapa eksport PT. Timah yang terhenti,” kata Koko.

Lebih lanjut alumnus Universtas Indonesia ini menilai, tentunya tenaga kontrak tersebut mesti diperhatikan apabila dirumahkan, hingga nanti mereka dipanggil kembali dengan utuh sebanyak yang diberhentikan tersebut.

“Tenaga kerja lokal itu penting sebagai komitmen awal didukungnya TB. Batu Besi dibuka, tanpa itu, perjalanan perusahaan tersebut patut dievaluasi menyeluruh karena tak berdampak kepada penyerapan tenaga kerja lokal,” imbuh Koko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Juga:  Kebijakan Pemerintah Jangan Sampai Tak Bijak, Bahkan Rugikan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *