Kunker ke Buku Limau, Yuslih Ajak Warga Ikut Awasi Dana Desa

by -
Kunker ke Buku Limau, Yuslih Ajak Warga Ikut Awasi Dana Desa
Bupati bersama rombongan saat akan menuju ke Buku Limau

MANGGAR, JABEJABE.CO – Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Belitung Timur melaksanakan kunjungan Kerja ke Desa Buku Limau Kecamatan Manggar. Kunjungan tersebut berkenaan dengan program Desa Sadar Hukum, Monitoring dan Evaluasi Tata Kelola Pemerintah Desa yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Beltim, Rabu (12/2/2020).

Rombongan terdiri dari Bupati Beltim, Kajari Beltim Abdur Kadir, Ketua DPRD Fezzi Uktolseja dan Wakil Ketua I Rohalba, Waka Polres Beltim Bambang Malaisiantoro, pimpinan OPD Ketua Tim Pembina PKK Kabupaten Susy Siswari serta Camat Manggar Amirudin. Rombongan menggunakan 4 kapal termasuk Cantika Laskar Pelangi’ untuk menuju ke Pulau Buku Limau.

Sesampainya di dermaga, rombongan disambut dengan Tarian Padupa (Selamat Datang, Red) yang ditampilkan para anak gadis Buku Limau.

Antusiame masyarakat pun tinggi menyambut Bupati dan rombongan. Sepanjang jalan menuju lokasi pertemuan, rombongan disambut oleh jajaran anak sekolah hingga memasuki Aula Pertemuan Kantor Desa Buku Limau. Di tempat ini rombongan kembali disuguhkan dengan Tarian Sulawesi, kali ini oleh pelajar SD di Buku Limau.

Bupati mengajak warga untuk sama-sama mengawasi penggunaan dana desa. Masyarakat harus ikut aktif mengawal pembangunan agar tepat waktu, mutu dan sasaran.

“Saya sangat mengapresiasi dukungan dari Kejaksaan Negeri Beltim dalam melakukan pengawasan dan pendampingan dana desa. Kejaksaan, Pemerintah Daerah, serta Pemerintah Desa harus sama-sama memiliki pemahaman ‘Satu Hati Bangun Negeri,,” kata Yuslih.

Yuslih berharap pendampingan akan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi kepala desa dan perangkatnya. Karena menurutnya, pendampingan akan membantu desa agar tidak melakukan kesalahan maupun mencegah penyimpangan.

“Sehingga aparat desa berani melaksanakan program dana desa. Kita tidak ingin mendengar ada lagi perangkat desa yang terlibat dalam perkara tipikor penyalahgunaan dana desa,” tegas Yuslih. (@2!)

Editor: jb2