Korban Laka Tambang Kampit Tak Ditemukan, Proses Evakuasi Ditutup Karena 4 Hal Ini

by -
Korban Laka Tambang Kampit Tak Ditemukan, Proses Evakuasi Ditutup Karena 4 Hal ini
Usai pencarian SAR diputuskan ditutup, beberapa orang tampak melaksanakan shalat ghoib terhadap korban laka tambang di Kampit. Foto: ist.

Pihak Perusahaan Akan Bantu Proses Santunan Terhadap Korban

Penulis: */ | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari dan bisa diperpanjang atau dihentikan berdasarkan analisa dan evaluasi dalam pelaksanaan evakuasi korban.

Namun demikian, pencarian korban di laka tambang pada IUP PT. Menara Cipta Mulia (PT.MCM) di kawasan Lacat, Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur akhirnya dihentikan.

Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Pangkalpinang (Basarnas Babel), Fazzli, S.A.P, mengatakan, penghentian operasi SAR di wilayah tersebut dengan mempertimbangkan beberapa hal.

Lebih lanjut dijelaskannya, pihak Basarnas, Koramil Kelapa Kampit, Kapolsek Kelapa Kampit, BPBD Beltim, PT.MCM, dan Dinas terkait lainnya serta perwakilan dari pihak korban sudah melaksanakan evaluasi dan musyawarah pelaksanaan operasi SAR sampai H.4 (Hari ke-4) sore.

“Pertama, upaya pengeringan debit air melalui penyedotan dan pembuatan kanal tidak membuat lorong galian kering atau debit air berkurang. Kedua, akses lubang galian untuk menuju ke dasar tambang tertutup oleh air, puing-puing kayu dan zero visibilty serta ukuran lobang galian yang sangat sempit sehingga akan membahayakan rescuer apabila diturunkan,” ujarnya.

Kemudian ketiga, lanjut Fazzli, akses kedua dengan menggali tanah menggunakan excavator akan memerlukan waktu yang lama dan area yang cukup luas.

“Dan pertimbangan terakhir, mengingat kondisi kontur tanah di lokasi tambang tidak stabil sehingga rentan terjadinya longsor,” jelasnya.

Oleh karenya, sesuai pertimbangan hasil evaluasi, kemungkinan kecil untuk bisa mengevakuasi korban dari dasar galian sehingga pihak keluarga korban mengikhlaskan kedua korban dan menyetujui pencarian untuk dihentikan.

Selain itu, pihak Perusahaan akan membantu proses santunan terhadap korban dan lubang galian akan ditutup/ditimbun

.”Sesuai dengan hasil persetujuan Tim SAR Gabungan dengan pihak keluarga untuk melakukan penghentian pencarian, maka Tim SAR Gabungan Melaksanakan briefing dan Ops SAR diusulkan untuk ditutup,” tuntasnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *