Danpos SAR Belitung Ungkap Kesulitan Evakuasi, Korban Jupri Ditunggui Dua Ekor Buaya

by -
Danpos SAR Belitung Ungkap Kesulitan Evakuasi, Korban Jupri Ditunggui Dua Ekor Buaya
Tim SAR Gabungan saat akan melakukan evakuasi terhadap korban diduga diterkam buaya, Minggu (20/6/2021). Foto: Ist. Humas Pos SAR Belitung.

Almarhum Jupri Ditemukan di Koordinat 3°10’39″S 107°59’50″E

Penulis: su3 | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG TIMUR, JABEJABE.co – Tim SAR Gabungan pencarian korban Jupri diduga diterkam buaya yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polsek Dendang, TNI AL, Babinsa, Babinsa, Pemdes Dukong, PT. BSM, serta unsur terkait mengakui sulitnya proses evakuasi korban saat ditemukan, Minggu (20/6/2021).

Saat diketahui keberadaannya pukul 10.27 WIB hari ini Minggu 20 Juni 2021, Tim SAR Gabungan mengalami kesulitan ketika berupaya mengevakuasi karena jasad almarhum bernama Jupri (53) dijaga binatang buas, yakni dua ekor buaya.

Sulitnya proses evakuasi ini sebagaimana disampaikan Danpos SAR Belitung Rahmatullah Hasyim. Dijelaskannya bahwa beberapa waktu sebelum ditemukan dan saat dilakukan pencarian, tim dibagi dua regu, yakni satu tim di darat dan tim lainnya di air.

“Kendala yang dihadapi oleh tim pencari adalah banyaknya binatang buas yang keluar, dan saat ditemukan korban ditunggui dua buaya,” jelasnya.

Namun demikian, menurut Rahmat kesulitan saat evakuasi berhasil diatasi Tim SAR Gabungan.

Korban Jupri Ditemukan Dalam Kondisi Tubuh Tak Utuh

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Karyawan PT BSM, Jupri Ahmad hilang saat bekerja sebagai penjaga pompa air PT BSM di Rawa Dukong, Kecamatan Simpang Pesak, Kab. Beltim, sekitar pukul 18.40 WIB, Jumat, (18/6/2021).

Jupri akhirnya ditemukan, Minggu (20/6/2021). Korban Jupri ditemukan pada pukul 10.27 WIB dan selesai proses evakuasi yang tak memakan waktu lama, yakni pukul 10.37 WIB.

Saat ditemukan, tubuh korban sudah tidak lengkap. Ketika mendapati korban di Koordinat 3°10’39″S 107°59’50″E, tangan kiri dan kaki kanan korban sudah (maaf) putus.

Terkait ditemukannya korban Jupri dalam kondisi meninggal dunia dibenarkan Kepala Kantor SAR Pangkalpinang (Basarnas Babel) Fazzli, S.A.P. Dijelaskannya, tim gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 10.27 WIB pada Koordinat 3°10’39″S 107°59’50″E, dengan Jarak dari LKP ke titik ditemukan 1 NM2.

“Pada pukul 11.00 WIB, korban dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga korban di Jalan Membalong Kelekak Usang RT/RW. 18/007 Desa Perawas Kec. Tanjungpandan.

Dengan ditemukannya korban, Kepala Basarnas Babel menyatakan Operasi SAR selesai dan kepada seluruh yang terlibat diucapkan terimakasih.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *