Duh, Dua Karyawan Tetap PT. Rebinmas Jaya Kongkalikong Curi Pupuk

oleh -
Duh, Dua Karyawan Tetap PT. Rebinmas Jaya Kongkalokong Curi Pupuk (2)
Pihak Kepolisian Sektor Badau saat melakukan pemeriksaan di TKP, yakni tempat pupuk disembunyikan di bawah tumpukan pelepah sawit. Foto: Ist. Humas Polsek Badau.

BELITUNG, JABEJABE.co – Kongkalikong antar karyawan tetap dalam hal tindak pidana penggelapan pupuk terjadi di PT. Rebinmas Jaya.

Kapolsek Badau Iptu Ferry Gunadi mengungkapkan, dugaan tindak pidana penggelapan tersebut terjadi di areal perkebunan sawit milik PT. Rebinmas Jaya yang beralamat di Divisi Area Block F30 Desa Aik Batu Buding Kecamatan Badau Kabupaten Belitung.

Lebih lanjut dijelaskan Iptu Ferry, hal tersebut diketahui langsung dari pelapor yang merupakan Security PT. Rebinmas Jaya saat berpatroli di wilayah F30 tersebut.

“Security ini melihat ada tumpukan karung pupuk yang mencurigakan yang ditutup pelepah sawit dan pelapor langsung melakukan pengintaian pada Minggu (21/3/2021) di areal tersebut sekira pukul 17.00 WIB,” kata Iptu Ferry, Rabu (32/3/2021).

Dari pengintaian tersebut diketahui seorang laki-laki yang menggunakan sepeda motor menuju tumpukan pupuk yang diduga milik PT. Rebinmas Jaya, dan di dalam tumpukan pelepah sawit tersebut terdapat Sebanyak 6 (Enam) Karung Pupuk.

Menurut Iptu Ferry, pelapor serta rekannya langsung mendekati dan menanyakan kepada laki-laki tersebut yang diketahui berinisial DS yang merupakan karyawan tetap PT. Rebinmas Jaya.

“Saat ditanya dari mana mendapatkan pupuk tersebut, Saudara DS langsung mengatakan bahwa dia mendapatkan pupuk dari seseorang berinisial MR (Karyawan Tetap PT Rebinmas Jaya),” ujar Iptu Ferry.

Pelapor, lanjutnya, kemudian menyampaikan kepada Pimpinan PT. Rebinmas Jaya perihal tersebut dan kemudian pelapor langsung berkordinasi ke Kepolisian Sektor Badau Untuk pengusutan lebih lanjut.

Atas kejadian tersebut korban, dalam hal ini PT.Rebinmas Jaya mengalami kerugian materi sebesar Rp.15.990.000,- (Lima Belas Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah) atau Rp. 390.000,- per karung.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 374 KUHPidana yang menyebutkan, “Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.”**

Baca Juga:  Raih Tempat Ketiga dari 95 Tim di Futsal KNPI Cup 2021, Ini Bomber Madridista Limpai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *