Konflik pada Turnamen Futsal di Belitung, Begini Ketegasan Penyelenggara

oleh -
Konflik pada Turnamen Futsal di Belitung, Begini Ketegasan Penyelenggara
Kolase, Kiri: Konflik pada pertandingan Futsal Pelangi Cup IV tanggal 6 Februari 2022 di Damar, Beltim. Kolase, Tengah: Konflik pada pertandingan Futsal Pelangi Cup IV tanggal 7 Februari 2022 di Damar, Beltim. Kolase, Kanan: Konflik pada pertandingan Futsal SAS Cup 2022 pada tanggal 19 Februari 2022 di Tanjungpandan, Belitung. Foto: Istimewa/Tangkap layar video.

Reporter: mdx | Editor: sue

BELITUNG, JABEJABE.co – Tingginya tensi dalam  pertandingan futsal terkadang membuat siapa pun yang ada di dalamnya –termasuk penonton, terlibat dalam emosional dan melupakan nilai-nilai sportifitas.

Akibatnya, perangai yang tidak layak untuk dicontoh pun muncul. Awalnya gesekan antar pemain, lalu menular ke penonton, khususnya ke fans kubu masing-masing.

Kasus bentrokan antar pemain hingga memancing emosi penonton belum lama ini terjadi di turnamen futsal di Pulau Belitong.

Di Kabupaten Belitung Timur misalnya. Pada ajang Futsal Pelangi Cup IV yang bergulir sejak tanggal 17 Januari hingga 7 Februari 2022 sempat terjadi kontra fisik melibatkan pemain dan penonton.

Kejadian yang sempat menghebohkan dunia maya tersebut terjadi justru di babak semi final dan final memperebutkan posisi ketiga.

Baru-baru ini, Sabtu (19/2/2021), kembali beredar video insiden perkelahian di sela-sela pertandingan futsal SAS CUP 2022 yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Tanjungpandan.

Jabejabe.co kemudian menemui Ricky, Ketua Penyelenggara SAS Cup 2022. Ia pun kemudian menceritakan bahwa hal itu berawal dari permainan hingga protes keras yang menyebabkan gesekan emosional kedua tim tersebut hingga terjadinya pekelahian.

Namun menurut Ricky, pihak panitia penyelenggara sebetulnya masih bisa mengantisipasi keadaan tersebut, dan pertandingan pun bisa dilanjutkan kembali setelah didiskusikan antar kedua team.

“Untuk kejadian tersebut, saya selaku ketua ikut menyaksikan secara langsung. Kejadian ini di luar dugaan kami semua, karena sebelum dimulainya open tournament ini, pada saat technical meeting sudah kami sampaikan kepada setiap team untuk sama-sama menjaga ketertiban pada saat acara pertandingan berlangsung,” ujar Ricky.

Karenanya, Ia berharap semoga pertandingan selanjutnya tidak ada lagi insiden hingga kericuhan seperti yang pernah terjadi, yang disadari atau tidak sudah merugikan banyak pihak.

“Jangan sampai upaya pengarahan ke hal positif jadi berdampak negatif, hanya karena kesalahan oknum tertentu, dan kami menyesalkan kejadian pada malam itu,” kata Ricky.

Adapun jika terjadi insiden ataupun kericuhan lagi, Ricky menegaskan klub, pemain maupun supporter, akan di-blaclist dan dilaporkan ke Asosiasi Kabupaten agar klub dan atau pemain tersebut diberikan sanksi agar ke depan mereka tidak bisa ikut serta dalam turnamen maupun liga.

Baca Juga:  Apakah Tanjung Rusa FC Mampu Pertahankan Trophy? Saksikan Terus Turnamen Futsal Pemuda Pemudi Cup 2 Kecamatan Membalong

Kemudian jika pertandingan masih berjalan, kata Ricky, pihak penyelenggara akan langsung mendiskualifikasi team yang diketahui menjadi penyebab kerusuhan.

“Atas nama Sekretariat SAS Cup 2022, saya meminta maaf atas kejadian tersebut,” ucap Ricky.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.