Kiat Antisipasi Bencana Banjir Kala Curah Hujan Tinggi

by -
Kiat Antisipasi Bencana Banjir Kala Curah Hujan Tinggi (2)
Ilustrasi Banjir. Ist.

JABEJABE.co – Tak ada yang menyangkal bahwa hujan adalah berkah. Air hujan membasahi kembali tanah-tanah yang mengering dan mengisi persediaan air tanah.

Akan tetapi, hujan yang berkepanjangan juga patut diwaspadai, karena jika berada di lingkungan yang tidak mendukung atau area rawan banjir, maka bencana banjir tidak bisa terelakkan. Misalnya, tempat tinggal anda tidak memiliki sistem saluran air yang baik, minimnya hutan penyangga, maka curah hujan yang tinggi tentu membawa risiko banjir.

Jika demikian, saat curah hujan semakin meningkat, tandanya anda harus mulai waspada dan bersiap-siap melakukan antisipasi kondisi yang tidak diinginkan tersebut.

Kiat Antisipasi Bencana Banjir Kala Curah Hujan Tinggi - A1

Untuk itu sebelum terjadinya bencana banjir, anda bisa melakukan kiat-kiat antisipasi berikut:

Pertama, Catat Nomor Penting. Anda bisa menghubungi nomor telpon penting seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PLN, Tagana, dan lain-lain.

Jika sudah terjadi banjir, mematikan aliran listrik adalah hal penting. Dan apabila tidak dapat mematikan aliran listrik akibat kondisi banjir, segera datangi PLN terdekat, atau via telpon.

Selain menghubungi nomor-nomor penting tersebut, laporkan juga kejadian ke kelurahan, kecamatan jika ada kerusakan seperti tanggul bocor atau jebol.

Kedua, Bentuk Komunitas Tangguh Bencana. Anda bersama-sama warga lainnya yang tinggal di daerah rawan banjir membentuk komunitas tangguh bencana untuk kerja bakti. Dalam kelompok ini anda bersama tim mulai menentukan jalur-jalur evakuasi, tempat pengungsian dan Siskamling.

Ketiga, Buat Grup Warga (Group Chat). Jika terjadi bencana banjir, hubungi nomor telpon penting, hubungi group chat warga.

Nomor penting dan grup ini akan sangat berguna untuk menyelamatkan anda maupun orang lain yang terjebak banjir atau terkena dampak banjir yang parah.

Keempat, Selamatkan Hal Penting. Antisipasi banjir selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah dengan menyelamatkan dokumen-dokumen penting milik anda dan keluarga. Dokumen penting yang dimaksud bisa berupa Akta Kelahiran, Sertifikat Rumah, Paspor, Buku Nikah, dan beragam dokumen penting lainnya agar dimasukan ke dalam plastik kedap air kemudian masukan ke dalam tas.

Kelima, Siapkan Perbekalan. Jangan lupa untuk menyiapkan perbekalan, atau kebutuhan-kebutuhan yang kiranya penting saat dibutuhkan pada keadaan darurat seperti makanan instan dan obat-obatan.

Bulan Januari seperti saat ini terkadang mengalami perubahan cuaca, atau biasa dikatakan masa pancaroba. Untuk itu anda juga harus antisipasi sebaik mungkin. Semoga langkah-langkah antisipasi di atas bermanfaat. (*/)

Penulis: mdx
Editor: sue