Eksis di Masa Pandemi, ELCHA Kepiting Isi Belitung Buru Pembeli di Sosial Media

oleh -
Tetap Eksis di Masa Pandemi, Ketam Isi ELCHA Buru Pembeli di Sosial Media (2)
Ketam Isi ELCHA.

BELITUNG, JABEJABE.co – Tak hanya kaya dengan keindahan panorama wisata laut, Pulau Belitung juga dikenal dengan olahan makanan laut atau biasa disebut seafood.

Tentu saja ada banyak varian seafood yang bisa dicicipi, namun kali ini jabejabe.co tertarik dengan salah satu menu andalan, yakni Ketam Isi alias Kepiting Isi.

Siapa yang tak ngiler dengan Kepiting Isi Belitung yang nikmat terbuat dari daging (Kepiting) rajungan dan diolah dengan bumbu spesial sehingga menghasilkan kuliner yang super nikmat.

Salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM) itu adalah Delana Rhamadani Putri (Dela), pemilik produk Ketam Isi ELCHA yang beralamat di Jalan Aik Ketekok Desa Aik Ketekok Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Sekilas mengorek rahasia dapur Ketam Isi ELCHA. Menurut Dela, bahan dasar Ketam Isi ELCHA adalah kepiting rajungan yang direbus. Isi rajungan tersebut kemudian dikeluarkan dari cangkang dan dicampur dengan bumbu-bumbu khusus.

Setelah itu, isi rajungan yang sudah dicampur tadi dimasukkan kembali ke dalam cangkang dan selanjutnya tinggal digoreng.

“Ketam isi ini dijual per bungkus seharga Rp100 ribu. Tiap bungkus isinya 10 ketam,” kata Della, saat jabejabe.co berkunjung ke rumah produksi Ketam Isi ELCHA, Minggu (4/4/2021).

Ketam Isi ELCHA, kata Dela, bisa dijadikan oleh-oleh spesial, karena bisa awet hingga tiga hari lamanya jika di luar lemari pendingin.

“Kalo dibekukan dalam lemari pendingin bisalah bertahan seminggu, namun jika sudah digoreng hanya bertahan dua hari,” ujarnya.

Selain menjual “Ketam Isi” Rp100 ribu dengan isi 10, produk ELCHA lainnya yakni Otak-otak Bakar Rp100 ribu isi 20, Cakien Goreng Rp100 ribu isi 20, Bakso Kenyot Rp10 ribu isi 40, dan Pempek Rp150 ribu – 1 (Satu) paket isi 15 (5 pempek telur, 5 pempek lenjer, 5 pempek adaan).

Cek Juga Promosinya di Media Sosial

Diakui Dela, sebelum masa Pandemi COVID-19, Ketam Isi ELCHA laris manis. Sasaran pembeli tentu saja wisatawan yang berlibur ke Pulau Belitung.

Memasuki masa pandemi, tak hanya Dela, pelaku UMKM lainnya pun terimbas dampaknya secara ekonomi, khususnya bagi keberlanjutan usaha mereka.

Baca Juga:  Berkat Kerja Keras di Masa Pandemi, Bakuda Babel Wilayah Belitung Raih Over Target Pendapatan Pajak

Mengeluh? Ada. Namun Dela tak kehabisan akal, ELCHA Kepiting Isi Belitung serta beberapa produk lainnya kemudian ia promosikan melalui sosial media.

Untuk menikmati aneka varian produk ELCHA ini, pembeli bisa melakukan pemesanan di nomor +62 819-4924-4210. Cek juga instagramnya @elcha_kepitingisi atau di Instagram @dellaaef dan Facebook @Della R P.

“Pasca pandemi menurun hingga 70 persen, namun sebagai pelaku usaha tentu kita berpikir keras bagaimana cara bisa bertahan dengan kondisi seperti ini, biar usaha tetap berjalan,” kata Dela, “Selama ini kan jualannya nunggu order dari kawan-kawan tour and travel. Nah, sekarang ini saya coba memanfaatkan media sosial.”

Senada dengan harapan pelaku UMKM lainnya, Dela pun berdoa semoga pandemi ini cepat berlalu agar kembali seperti sedia kala, dan pariwisata di Belitung segera bangkit.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *