Bikin Tepuk Jidat, Ini Alasan Kelangkaan BBM di Belitung Timur

by -
Bikin Tepuk Jidat, Ini Alasan Kelangkaan BBM di Belitung Timur
Foto Kolase: Jumhari (Kiri), pengelola SPBU Padang, Manggar. Foto Kanan: Beberapa masyarakat yang sedang antri mengisi BBM di SPBU Padang, Manggar Belitung Timur, Senin (13/9/2021) sore. Foto: jabejabe.co/su3

JABEJABE.co – Kelangkaan BBM (Bahan Bakar Minyak) di Kabupaten Belitung Timur membuat masyarakat bertanya-tanya kemana beredarnya pasokan yang terus ada namun sulit dicari, khususnya di kalangan pengecer.

Guna menggali informasi terkait apa yang menjadi keresahan masyarakat, jabejabe.co menemui Jumhari, pengelola SPBU di Desa Padang Kecamatan Manggar, Senin (13/9/2021).

Berikut ini petikan wawancara jabejabe.co dengan Jumhari.

Apa sebab kelangkaan BBM yang terjadi di Belitung Timur dalam kurun waktu hampir seminggu ini?

Beberapa hari kemarin ada yang 8 ton setiap hari. Dalam kondisi normal, Kami (Pom Bensin Padang, Manggar) menerima pasokan 16 Ton Premium dan 16 Ton Pertalite dari Jobber (Depot Mini BBM) Pertamina.

Bagaimana dengan pasokan BBM akhir-akhir ini?

Setelah beberapa hari 8 ton, lalu pada Sabtu (10/9/2021), kita mendapat pasokan premium 24 ton. Paginya 8 ton dan kita jual habis. Malamnya (Sabtu malam) datang lagi 16 ton antara pukul 21.00 WIB – pukul 22.00 WIB, jadi kita jualan malam dan besoknya (Minggu).

Apa alasan minimnya pasokan BBM dari Jobber?

Ah itu . . .

Karena kendala cuaca? (Kendala pengangkutan laut)

Mungkin . . .

Tapi kata Pak Bupati Beltim, dari Pertamina tak ada kendala, bagaimana itu?

Itu tetap gitu jawabannya dari Pertamina, tidak masalah. . . yang jelas biasanya premium 16 ton, pertalite 16 ton.

Kalau hari ini, Senin (13/9/2021) berapa pasokannya?

Hari ini 16 ton premium dan 12 ton pertalite.

Lalu, bagaimana dengan peredaran ke masyarakat, apa ada yang disalahgunakan?

Yang ngantri BBM rata-rata pemakai bapak bisa lihat sendiri, yang pasti mobil apa pun tetap full pengisiannya, terus digunakan untuk apa kita tidak tahu.

Infonya ada pengerit (Pengantri BBM dijual eceran) yang ditangkap Polisi?

Kalau yang kemarin memang ada yang ngerit, cuma yang ditangkap itu hanya beberapa pengerit yang menggunakan sepeda motor (Tangki normal). Tak ada yang pakai jerigen, cuman kalau ada yang minta bantu dan bawa jerigen tetap kita bantu, cuman kan nggak terus-terusan.

Mereka yang ngerit menggunakan sepeda motor tetap jualan, namun beberapa menit sudah habis.

Bagaimana kelanjutan dari upaya mengatasi kelangkaan ini, pak?

Nah ini kami baru rapat dari Polres terkait kelangkaan ini. Intel (Kepolisian) kan bisa ngecek, apa memang benar (Kurangnya Pasokan), kalo benar nanti bakal ditegur Jobber Pertamina. Apa kendalanya? Apa masalahnya sampai BBM langka macam gini?

Kalau kita ngomong apa adanya terkait BBM yang masuk ke sini (SPBU).***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *