Berdayakan Masyarakat, Lahan Bekas Tambang Jadi Kebun Nanas di Badau

by -
Berdayakan Masyarakat, Lahan Bekas Tambang Jadi Kebun Nanas di Badau
Foto bersama usai penyerahan dana PPM oleh PT.Timah kepada kelompok tani Air Jelutung Desa Badau. Foto: Ist. Humas PT Timah Tbk.

PT Timah Serahkan Dana PPM ke Kelompok Tani Air Jelutung

Penulis: */ | Editor: Subrata Kampit

BELITUNG, JABEJABE.co – PT Timah Tbk menyerahkan dana program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) kepada kelompok Tani Aik Jelutung Desa Badau Kecamatan Badau Belitung.

Penyerahan dana itu merupakan dukungan PT Timah Tbk kepada pengelola yang memanfaatkan lahan eks tambang di IUP PT Timah Tbk, guna mengembangkan perkebunan masyarakat sekitar.

Bantuan dana ini digunakan untuk perkebunan dan pengelolaan nanas Badau berkerjasama dengan kelompok Tani Aik Jelutung Desa Badau dengan memanfaatkan lahan eks Tambang di IUP PT Timah itu.

Kepala Desa Badau Hermawan mengatakan, mereka menyambut baik program PPM PT Timah, karena langkah PT Timah sangat membantu tugas Pemdes Badau yakni dari sektor memberdayakan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada PT Timah Tbk, semoga kegiatan ini bisa memacu masyarakat Desa Badau,” kata Hermawan.

Menurut Hermawan, hal itu juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat terkhusus kelompok tani itu, dan harapannya program ini bisa berjalan baik sesuai yang dicita- citakan bersama.

“Ini bentuk kepedulian PT Timah Tbk, dan kita bersama-sama menjaga dan mendukung program ini,” terangnya.

Dengan demikian kata Hermawan,adanya dana program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) itu sangat membantu kelompok tani, apalagi memaksimalkan dan memanfaatkan bantuan itu dengan baik.

Sebab kata dia, semua pengurus kelompok tani ini merupakan masyarakat desa Badau.

“Insyallah sangat terbantu, dan akan kita evaluasi bersama kedepannya, sama juga pengawasannya,” tandasnya

Berdampak Bagi Pengembangan Wisata Belitung

Sementara itu mewakili ketua kelompok tani pembina kelompok tani Aik Jelutung Badau Rusdianto mengatakan dana itu akan digunakan untuk pengembangan pengelolaan nanas di Desa Badau.

“Nah, nanas Badau kan sudah terkenal, nanti akan kita angkat lagi, dan dengan adanya kelompok ini akan memotivasi masyarakat yang lain,” katanya.

Kata Rusdianto, di lokasi eks tambang bisa dilakukan pengelolaan nanas, tentunya hal itu akan melejitkan semangat masyarakat lainnya untuk menggali potensi lainnya yang ada di Badau itu.

“Kita akan memberdayakan masyarakat untuk mengelolah kebun nanas itu, tentunya ada bantuan PT Timah akan membantu alat-alat lainnya untuk produk olahan nanas lainnya,” jelasnya.

Oleh karena itu, mereka mengapresiasi PT Timah Tbk telah membantu kelompok tani mereka, sehingga mereka bisa mengembangkan pengelohan nanas di lokasi eks tambang itu. Nantinya juga akan berdampak kepada pengembangan pariwisata Belitung.

“Mudah-mudahan ini akan berhasil dan mengangkat nama Badau, dan lahan yang akan digunakan secara bertahap, walaupun lokasi eks tambang IUP PT Timah ada 5 (Lima) hektar, namun akan kami manfaatkan 1 (Satu) hektar terlebih dahulu,” paparnya.

Ia berharap PT Timah Tbk, tidak hanya membantu kelompok tani mereka saja, tetapi juga membantu kelompok usaha lain di desa Badau, terutama khas Desa itu sendiri seperti parang Badau dan lainnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *