Kebakaran Rumah di Membalong: Satu Orang Meninggal Dunia dan Satu Orang Alami Luka Bakar

oleh -
Kebakaran Rumah di Membalong, Satu Orang Meninggal Dunia dan Satu Orang Alami Luka Bakar (1)
Situasi dan kondisi terjadinya kebakaran rumah di Membalong. Insert: Ibu korban saat dilakukan perawatan oleh tim medis. Foto: Ist. Humas Polsek Membalong.

Terjadi Ledakan, Ibu Korban Terpental Keluar

Reporter: Mdx | Editor: Subrata Kampit

MEMBALONG, JABEJABE.co – Satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka bakar akibat kebakaran satu unit rumah di Dusun Ujung Gersik RT. 05 RW. 03 Desa Membalong Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung sekira pukul 18.05 WIB, Rabu (10/3/2021).

Korban yang meninggal dunia dalam kondisi, -maaf, hangus terbakar adalah seorang perempuan atas nama Yulianti (31), warga RT. 05 RW. 03 Dusun Ujung Gersik Desa Membalong Kecamatan Membalong.

Sementara itu ibu korban yakni Sipina (54) warga Desa Lempar Pongok Kecamatan Tanjung Labu Kabupaten Bangka Selatan mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan dan kaki.

Terkait kronologi kebakaran, Kapolsek Membalong AKP Karyadi seizin Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiono mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 18.05 WIB.

Saat itu Ibu korban mendengar korban minta tolong karena adanya kobaran api di dalam rumah dan pada saat ibu korban masuk ke dalam rumah karena ingin menolong korban atas nama Yulianti.

“Namun demikian, tiba-tiba terjadi ledakan yang mengakibatkan ibu korban terpental keluar, sedangkan korban dalam posisi tertinggal di dalam rumah dan tidak bisa diselamatkan,” ujar AKP Karyadi.

Diceritakan AKP karyadi, bahwa menurut keterangan ibu korban, pada saat terjadi kebakaran korban sedang melakukan aktivitas menuangkan bahan bakar minyak jenis bensin ke dalam wadah botol aqua ukuran 1,5 liter untuk dijual di warung milik korban.

“Namun untuk penyebab berasalnya api, ibu korban tidak dapat mengetahui secara pasti asal mula api tersebut,” terang AKP karyadi.

Tak Maksimal Matikan Kompor Gas dan Sambar Bensin

Adapun kondisi rumah terbuat dari kayu dan di dalam rumah terdapat bahan bakar jenis bensin yang sehari-hari di jual korban, tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram, serta dagangan berupa barang-barang klontongan.

Sementara itu dari hasil Pulbaket (Pengumpulan bahan keterangan) di lapangan Polisi mendapat keterangan dari saksi atas nama Zulham Effendi alias Wewed, bahwa sebelum menuangkan bensin dari derigen ke botol aqua ukuran 1,5 liter, korban sempat melakukan aktifitas memasak dengan jarak antara dapur dan tempat menuang bensin sekitar 2,5 M (Dua koma lima meter).

Baca Juga:  DPRD Tak Ada Solusi, Ketua KONI Belitung Akan Gelar Aksi Lebih Besar

Namun, sebelum menuangkan bensin tersebut, korban sudah mematikan kompor gasnya.

“Diduga, korban tidak maksimal dalam mematikan kompor gasnya, sehingga hal tersebut memicu terjadinya kebakaran akibat sisa api yang tidak mati maksimal menyambar bensin dagangan korban,” ujar AKP Karyadi.

Kerugian Materi Diperkirakan Rp200 Juta

Atas kejadian tersebut korban atas nama Yulianti meninggal dunia di lokasi kejadian dan ibu korban atas nama Sipina Mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan dan kaki. Kemudian, korban langsung dibawa ke puskesmas Membalong dan dirujuk ke RSUD Marsidi Joedono Tanjungpandan untuk mendapatkan perawatan medis.

Untuk saat ini, lokasi terjadinya kebakaran telah dilakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) oleh Unit Reskrim Polsek Membalong dan dibantu Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Belitung.

Adapun kerugian materiil diduga sebesar Rp.200 juta. Dan, barang bukti yang diamankan dari TKP diantaranya 1 9satu) Unit Kompor Gas Merk Rinai dan 3 (Tiga)Unit Tabung Gas Ukuran 3 kilogram.

Terkait kejadian ini, Kapolsek Membalong menghimbau kepada warga agar berhati hati dalam menggunakan kompor gas dan pastikan gas sudah mati setelah memasak.

“Selalu berhati-hati dan jauhkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar, karena jika terjadi kelalaian bisa terhindar dari kebakaran,” pesannya.**

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *