Kasus Penusukan di Jalan Dokter Soesilo Tanjungpandan, Begini Kronologinya

oleh -
Kasus Penusukan di dr. Susilo Tajungpandan, Begini Kronologinya (2)
Polisi saat melakukan Berita Acara Pemeriksaan terhadap tersangka (Kanan). Korban saat dirawat di rumah sakit (Insert kiri). Foto: Ist.

BELITUNG, JABEJABE.co – Tindak pidana penganiayaan kembali terjadi di Tanjungpandan. Korban diketahui bernama Yusran (27) Warga Jalan Hasan Saie Desa Air Raya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Menurut info yang dirangkum jabejabe.co, pelaku yang diketahui bernama Arja (19) melakukan penganiayaan terhadap Yusran di Jalan Dokter Susilo Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (10/3/2021).

Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Chandra Satria Adi Pradana melalui Kanit Resmob Aiptu Tontosan mengungkapkan, kejadian berawal pada Rabu (10/3/2021) sekira pukul 12.30 WIB. Pada saat itu ibu korban mendapat informasi bahwa anaknya Yusran telah dianiaya oleh orang dengan cara ditusuk.

“Mendengar info tersebut ibu korban dijemput kerabatnya di Jalan Madura untuk kemudian bersama-sama pergi menuju ke Rumah Sakit BMC di Jalan Merdeka untuk melihat keadaan korban,” ujar Aiptu Tontosan.

Setibanya di Rumah Sakit BMC, keduanya melihat Yusran mengalami luka di antara pinggang bagian kiri dan punggung korban, yang pada saat itu tertutupi oleh perban.

Namun pada saat ditanya oleh ibu dan kerabatnya, Yusran tidak memberitahukan apa yang telah terjadi. Setelah itu kerabat Yusran mencoba menanyakan kepada teman-teman Yusran perihal kejadian tersebut dan sekitar pukul 15.00 WIB ibu korban ditemani kerabatnya melaporkan peristwa tersebut ke pihak kepolisian.

Sementara itu terhadap pelaku, pihak kepolisian sempat menemukan kesulitan karena pihak keluarga Arja tidak kooperatif. Arja yang ditemani keluarga akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat ini pihak Kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi, membuat permintaan Visum Et Revertum.

Dipicu Masalah Asmara?

Perselisihan antara Arja dan Yusran sebetulnya persoalan asmara. Sebut saja Yusran cemburu, pasalnya mantan istri Yusran kini sedang berpacaran dengan Arja dalam setahun terakhir.

Kejadian berawal saat Arja dan pasangannya tersebut sedang membeli pulsa listrik di konter jalan Dokter Soesilo. Pada saat yang sama, Yusran yang melewati konter tersebut langsung teriak saat melihat Arja berada di konter.

Karena teriakan tersebut tak dihiraukan Arja, kemudian Yusran berbalik dan langsung menuju konter serta tiba-tiba memukul saat Arja sedang menyebutkan nomor pulsa listrik.

Baca Juga:  Ditinggal Tak Dikunci, Rumah di Mualim Tanjungpandan Dimasuki Maling, Ketangkap dari FB

Perkelahian tersebut langsung dilerai pemilik konter. Arja kemudian menantang Yusran untuk berkelahi di tempat lain, yakni di depan SMA PGRI Tanjungpandan.

Arja yang tiba duluan di depan SMA PGRI Tanjungpandan menunggu Yusran beberapa waktu. Bahkan karena Yusran tak muncul-muncul, Arja yang khawatir langsung mengambil pisau ke rumah pamannya yang tidak jauh dari lokasi tersebut.

Ketika Yusran tiba, bahkan belum sempat turun dari motor, Arja langsung menusuk Yusran dengan pisau. Perkelahian keduanya pun kemudian dilerai.

Usai kejadian siang hari tersebut, kemudian malam harinya sekira pukul 19 WIB, Arja didampingi keluarganya menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Saat ditemui media Arja menyebut bahwa cewek tersebut mengatakan sudah ditalak (Cerai secara agama). Namun demikian, Arja mengaku salah karena ia tak menanyakan secara jelas hubungan tersebut.**

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news dari jabejabe.co. Yuk gabung di Grup Telegram Jabejabe.co News Update, caranya klik link Jabejabe.co News Update kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.