Kasus Dugaan Gantung Diri di Penirukan Kelapa Kampit, Korban dalam Kondisi Hamil?

oleh -
Kasus Dugaan Gantung Diri di Penirukan Kelapa Kampit, Korban dalam Kondisi Hamil
Ilistrasi bunuh diri menggunakan tali. Foto: Istimewa.

Iptu Wawan Suryadinata: Pihak Kepolisian Masih Melakukan Pendalaman Kasus

Reporter: su3 | Editor: Subrata Kampit

KELAPA KAMPIT, JABEJABE.co – Kasus dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri terjadi di Dusun Penirukan Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur (Beltim).

Korban yang sudah meninggal dunia ini diketahui seorang ibu rumah tangga berinisial SMW (39), Warga Dusun Penirukan (dekat Lap. Bola penirukan) RT.03/RW.04, Desa Mayang, Kelapa Kampit.

Kapolsek Kelapa Kampit, Iptu Wawan Suryadinata, Seizin Kapolres Beltim, AKBP Jojo Sutarjo, mengungkapkan, korban ditemukan oleh keluarga sekitar pukul 10.30 WIB di kediamannya.

“Kepastian gantung diri atau tidak belum bisa dipastikan, karena saat tim Polsek datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), posisi korban sudah di bawah, namun masih ada sisa tali yang tergantung,” terang Iptu Wawan.

Kemudian, lanjutnya, karena menurut informasi keluarga korban dalam kondisi hamil, maka Tim medis Puskesmas Kelapa Kampit menyarankan agar korban dibawa ke RSUD Beltim untuk dilakukan USG (ultrasonography).

Masih Teka-teki, Gantung Diri Sendiri atau Orang Lain

Saat ditanya apa motif korban, Kapolsek menjawab masih diselidiki dan dilakukan pendalaman tarhadap kasus tersebut.

“Saat ini masih dilakukan pendalaman informasi. Pertama kita belum tahu korban gantung diri atau dibunuh. Kalau pun dia meninggal dunia pada kasus gantung diri masih harus didalami juga entah gantung diri dengan dirinya sendiri atau oleh orang lain,”

Selanjutnya masalah kehamilan korban, kata Kapolsek, harus pula didalami entah oleh suaminya atau dengan orang lain. “Masih banyak variabel yang harus didalami,” Jelas Iptu Wawan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *