Kapolres Jojo Antusias Lihat Barang Antik Abad 9 Masehi di Cagar Budaya Maritim – Pasar Lipat Kajang

by -
Kapolres Jojo Terpukau Lihat Barang Antik Abad 9 Masehi di Cagar Budaya Maritim - Pasar Lipat Kajang (2)
Foto bersama dalam kegiatan peresmian Cagar Budaya Maritim yang bertempat di kawasan Pasar Lipat Kajang, Manggar, Belitung Timur, Jumat (6/11/2020). Foto: Istimewa/ Humas Polres Beltim.

MANGGAR, JABEJABE.co – Kapolres Belitung Timur AKBP Jojo Sutarjo, SIK, MH, terpukau dengan latar belakang koleksi barang antik, saat hadir dalam peresmian Cagar Budaya Maritim – Pasar Lipat Kajang Manggar, Belitung Timur, yang diresmikan langsung oleh Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza, Jumat (6/11/2020).

Bagaimana tidak, saat melihat koleksi barang-barang antik tersebut, Kapolres Jojo mendapat penjelasan dari Prof. Ris. Naniek Harkatiningsih dari Arkenas Kemendikbud RI, bahwasannya barang antik pada abad 9 Masehi atau berumur sekitar 1100 tahun itu ada sejak Kerajaan Swirijaya (Kerajaan Sriwijaya berdiri sekitar abad ke-7 Masehi), saat Pulau Belitong di bawah kekuasaannya.

Sebagaimana diketahui, Pulau Belitong merupakan Jalur Sutra, jalur di mana perdagangan internasional kuno dari peradaban China yang menghubungkan wilayah barat dan timur serta melintasi perairan di sisi timur dan barat pulau ini.

Kapal-kapal yang melakukan perjalanan menuju atau dari tempat ke pelabuhan untuk bongkar muat pada masa itu, ada yang mengalami kejadian buruk seperti tenggelam di perairan sekitar Pulau Belitong. Dari situlah barang-barang antik yang kini berada di Cagar Budaya Maritim berasal.

Kapolres Jojo Terpukau Lihat Barang Antik Abad 9 Masehi di Cagar Budaya Maritim - Pasar Lipat Kajang (1)
Kapolres Belitung Timur AKBP Jojo Sutarjo, SIK, MH, saat mendokumentasikan salah satu barang antik yang terdapat di Cagar Budaya Maritim Belitung Timur, Jumat (6/11/2020). Foto: Istimewa/ Humas Polres Belitung Timur.

Kapolres Jojo sangat antusias dan mendukung hadirnya Galeri Budaya Maritim di Kabupaten Belitung Timur. Sikap antusias tersebut nampak saat dirinya menggali lebih dalam sejarah barang antik, dan mengambil foto untuk dokumentasi pribadi dari handphone miliknya.

Menurut AKBP Jojo, galeri ini dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara saat berkunjung ke Kabupaten Belitung Timur.

“Kami dari Polres Belitung Timur dan jajaran sangat mendukung peresmian ini, apalagi Galeri Budaya Maritim ini sebagai salah satu destinasi baru yang berada di Kabupaten Belitung Timur. Tentunya ini akan menarik wisatawan dan kami dari jajaran Polres Belitung Timur akan memberikan rasa nyaman dan aman kepada wisatwan, baik itu domestik maupun mancanegara,” ujar Kapolres Jojo.

Di sisi lain, Kapolres Jojo pun menyebutkan, bentuk sinergitas Polri dengan dinas pariwisata dan pemerintah daerah adalah memberikan rasa aman dalam situasi yang kondusif. Karena hal tersebut merupakan salah satu faktor penting yang menjadi pertimbangan wisatawan saat berkunjung ke suatu daerah dan investor dalam berinvestasi.

Selain peresmian, dilakukan pula talkshow dengan tema “Mengenal Cagar Budaya Maritim Belitung Timur” menghadirkan pembicara/ narasumber Drs. Sonny Chr. Wibisono, M.A DEA dari Arkenas Kemendikbud. RI, Prof. Ris. Naniek Harkatiningsih dari Arkenas Kemendikbud. RI, dan Kepala Balai Arkeologi Sumatera Selatan, Budi Wiyana. (*/)

Editor: Sue